Samsung Hentikan Penjualan Galaxy Note 7
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA-Efek insiden baterai ponsel Galaxy Note 7 meledak di sejumlah negara, PT Samsung Electronics Indonesia
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA-Efek insiden baterai ponsel Galaxy Note 7 meledak di sejumlah negara, PT Samsung Electronics Indonesia menunda penjualan gadget paling gres dari perusahaan.
Padahal, Samsung sudah membuka pemesanan ponsel pintar tersebut mulai awal bulan sampai akhir Agustus 2016. Begitu pula situs Elevenia di rentang waktu yang sama. "Benar, tapi kami tidak bisa memberitahukan berapa jumlah unitnya," kata Shinta Wardiastuti, Manajer Senior Humas PT Samsung Electronics Indonesia kepada KONTAN, Senin (12/9).
Sebenarnya, hingga kini belum ada kasus yang terjadi di Indonesia. Namun, Samsung mengambil langkah ini demi mencegah insiden serupa terulang kembali. "Kami telah menghentikan sementara penjualan Galaxy Note 7," ujarnya
Sebagai gantinya, pihak Samsung Indonesia akan mengembalikan seluruh uang konsumen yang terlanjur memesan produk tersebut. Namun pihaknya masih belum mengumumkan periode pengembalian uang pesanan tersebut.
Akibat insiden tersebut, produsen asal Korea Selatan ini juga masih belum memastikan tanggal pasti ketersediaan produk generasi Note yang mereka klaim paling canggih Samsung tersebut.
Sayang, Samsung Electronic Indonesia tidak merinci jumlah pesanan produk tersebut termasuk target penjualan dari Galaxy Note 7.
Kasus ini bermula dari insiden baterai smartphone anyar ini meledak dan terbakar saat dicarge, terjadi di beberapa negara di luar Indonesia. Berdasarkan laporan Samsung, hingga 1 September 2016, tercatat ada 35 kasus insiden akibat masalah baterai di Galaxy Note 7. "Pabrikan gadget ini telah menghentikan sementara penjualan smartphone anyar ini," ujar Shinta.
Imbasnya, sejumlah maskapai mengeluarkan larangan pengoperasian Galaxy Note 7 selama penerbangan. Misalnya oleh Federal Aviation Administration (FAA) pada 8 September 2016.
Kemudian menyusul Garuda Indonesia termasuk anak usaha Citilink Indonesia. Kedua maskapai ini sudah memberi peringatan kepada penumpang supaya tidak mengoperasikan dan mengisi baterai Galaxy Note 7 selama perjalanan berlangsung di maskapai tersebut.
(Pamela Sarnia)