Breaking News:

Ekonomi Nasional, 3 Sektor yang Bakal Digarap Pemerintah di 2017

"Tiga sektor ini yang menyumbang besar pertumbuhan ekonomi Indonesia, dan juga dapat menyerap tenaga kerja yang besar"

Editor: Edmundus Duanto AS
Ekonomi Nasional, 3 Sektor yang Bakal Digarap Pemerintah di 2017
Net
Ilustrasi kawasan perdagangan.

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemerintah akan fokus pada tiga sektor yang mampu menyumbangkan kontribusi besar pada Produk Domestik Bruto (PDB) dan tingkat pengangguran. Hal ini supaya target pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran pada RAPBN 2017 tercapai.

Kepala Bandan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, tiga sektor yang akan menjadi prioritas pada 2017 mendatang yaitu sektor industri pengolahan, pertanian dan perdagangan.

"Tiga sektor ini yang menyumbang besar pertumbuhan ekonomi Indonesia, dan juga dapat menyerap tenaga kerja yang besar," ujar Bambang beberapa waktu lalu.

Pertama, industri pengolahan merupakan penyumbang terbesar dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Tercatat sektor ini menyumbang 21,7% terhadap PDB, kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja sebesar 19,38% dan pada 2017 tercipta 614.000 kesempatan kerja.

Untuk meningkatkan sektor ini pada 2017 pemerintah akan fokus pada lima daerah industri untuk mendukung hilirisasi yaitu Semangke untuk hilirisasi Sawit, Morowli dan Bantaeng untuk hilirisasi pengelolaan nikel, Bitung untuk hilirisasi produk ikan. "Untuk Palu belum ada info fokus ke mana," ungkapnya.

Kemudian untuk mendukung peningkatan sektor ini, pemerintah juga akan melakukan pelatihan terhadap 40.000 tenaga kerja, selanjutnya pembangunan 300 sentral industri kecil. "Dan membuat kebijakan penurunan harga gas," katanya.

Kedua, yang menyumbang besar pada pertumbuhan ekonomi yaitu pertanian, kontribusinya terhadap PDB sekitar 13,1%, untuk kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja sebesar 32% dan menyumbangkan kesempatan kerja pada 2017 sebesar 21.000 kesempatan kerja.

Dalam sektor ini pemerintah sudah menganggarkan untuk pembangunan jaringan irigasi sebesar 9,8 juta ha. Kemudian, pembangunan tambak sebesar 208,190 ha, pembangunan 29 waduk dan pembangunan waduk lanjutan 29 waduk. "Pembuatan sawah sebesar 144.000 ha," katanya.

Ketiga sektor perdagangan. Sektor ini telah berkontribusi pada PDB sebesar 12,8% sedangkan kontribusi pada penyerapan tenaga kerja sebesar 22,4% dan potensi kesempatan kerjanya pada 2017 itu sebesar 385.000 kesempatan kerja.

Pemerintah telah menganggarkan pada sektor ini yaitu untuk pembangunan 1000 pasar rakyat di seluruh Indonesia pada 2017. "Kemudian menjaga daya beli masyarakat dengan mengendalikan inflasi," katanya.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved