Replika Kota London Dibakar, Begini Penampakannya

Kebakaran tersebut kemudian mendorong sejumlah pembangunan modern, dengan penggunaan batu sebagai bahan bangunan.

Editor: Duanto AS
(Oil painting by Rita Greer)
The Great Fire of London 1666. Lukisan ini menggambarkan hari ketiga dari terjadinya kebakaran di London, tanggal 4 September 1666. 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah replika Kota London dari kayu dibakar di Sungai Thames, Inggris. Acara ini adalah peringatan kebakaran besar di London pada September, 350 tahun silam.

Sebuah replika Kota London yang terbuat dari kayu dibakar di Sungai Thames, Inggris. Acara ini sebagai bagian dari peringatan kebakaran besar di London, 350 tahun lalu

Replika itu menggambarkan Kota London pada abad ke-17, ketika terjadi kebakaran besar yang disebut Great Fire of London tahun 1666.

Hampir semua bangunan di Kota London yang pada masa itu terbuat dari kayu, musnah terbakar dalam bencana itu. Kota pun nyaris musnah.

Kebakaran tersebut kemudian mendorong sejumlah pembangunan modern, dengan penggunaan batu sebagai bahan bangunan.

Peristiwa tersebut juga menjadi awal pembentukan dinas pemadam kebakaran, serta jasa asuransi industri.

Peringatan 350 tahun kebakaran London disaksikan warga maupun wisatawan dari bantaran Sungai Thames, Minggu, 4 September kemarin.

Replika kayu yang dibakar sepanjang sekitar 120 meter. Upaya penciptaan kembali suasana kebakaran itu dirancang oleh seniman Amerika Serikat, David Best.

Kebakaran London berawal dari toko roti Thomas Farrinor selepas tengah malam pada 2 September 1666, dan menyebar ke seluruh kota.

Upaya pemadaman baru berhasil dilakukan tiga hari kemudian, pada 5 September. Sekitar 80 persen bagian kota musnah terbakar.(BBC Indonesia via Kompas.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved