Pemerkosaan Anak Sangat Sporadis

Tingginya tindak pidana pencabulan anak di bawah umur mendapat perhatian serius dari masyarakat Bungo

Pemerkosaan Anak Sangat Sporadis
Shutterstock
Ilustrasi 

*Pemuda Minta Dewan Desak Penegak Hukum
*‎Tempat Hiburan Malam Dinilai Jadi Biangkeladi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Tingginya tindak pidana pencabulan anak di bawah umur mendapat perhatian serius dari masyarakat Bungo, pasalnya kondisi yang terjadi sudah sangat memperihatinkan.

Terakhir bocah umur 13 tahun yang masih duduk di kelas VI Sekolah Dasar (SD), digilir oleh tiga pria dewasa, bahkan korban kini hamil tujuh minggu akibat tindakan itu.

Miris, korban tak lagi menjalankan aktivitas akademis karena perutnya yang terus membuncit, dan rasa malu untuk bertemu teman-teman di sekolah.

Menyikapi kondisi yang terjadi, belasan orang dari kelompok pemuda (Garuda) di Kabupaten Bungo Rabu (7/9) mendatangi DPRD, agar dewan mendesak aparat hukum untuk bertindak tegas terhadap pelaku cabul.

"Kalau masalah ini tidak‎ disikapi serius, kami yakin akan semakin masif. Makanya kami minta dewan mendesak aparat untuk menindak secara tegas pelaku pencabulan," kata seorang pengunjukrasa, Fahlefi.

Mereka juga yakin, ini dampak dari semakin maraknya tempat hiburan malam di Kabupaten Bungo.

"Setiap tempat hiburan malam menyediakan minuman keras dan wanita pemandu (escort), syahwat yang tidak tersalur di sana akhirnya dilampiaskan dengan memperkosa anak di bawah umur," timpal Fahlefi.

Menyikapi tuntutan itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Bungo, Gusriadi Rifa'i sependapat, pihaknya akan melakukan rapat komisi untuk kemudian menelurkan rekomendasi kepada aparat hukum.

"‎Pertama kami akan ‎mendorong penegak hukum untuk menerapkan proses hukum maksimal kepada pelaku pemerkosaan anak di bawah umur, ‎bila perlu kebiri pelaku pemerkosaan ini," tukas Gusriadi.

Menurutnya kondisi yang ada sudah sangat mengkhawatirkan, kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur sudah berlangsung secara sporadis.

"Jika tidak ada tindakan protektif dari aparat hukum, ini seperti bola salju, semakin membesar dan membahayakan."

Soal pengawasan terhadap tempat hiburan malam, menurutnya memang mesti dilakukan agar tidak menyalahi aturan atau melebihi ketentuan izin yang diberi pemerintah. (*)

Penulis: awang
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved