Kebakaran di Muara Madras
Gila! Dua Armada Jaga 215 Desa
"Gila. Dua armada pemadam untuk jaga 215 desa. Apa tidak mikir pejabat daerah ini"
Penulis: muhlisin | Editor: Nani Rachmaini
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - "Gila. Dua armada pemadam untuk jaga 215 desa. Apa tidak mikir pejabat daerah ini sehingga tidak mau beli armada pemadam dalam jumlah memadai," ujar Joni Sastra, tokoh aktifis mahasiswa Merangin.
Ia mengatakan hal itu sama sekali tidak masuk akal. Bahkan ia membandingkan dengan Kabupaten Bungo yang memiliki belasab armada pemadam. Padahal jumlah desa di Bungo jauh lebih sedikit.
"Perakatan rescue memang mahal. Tapi harus ada. Ini demi keselamatan nyawa dan harta masyarakat. Jauh lebih penting daripada rehab Jam Gento yang menghabiskan dana miliaran itu," ujar Joni lagi.
Terpisah, Sahrul mengaku sangat kecewa. Ketika terjadi kebakaran di Muara Madras, Jangkat, ia langsung pergi ke pos pemadam kebakaran Merangin, Sungai Piul, Bangko.
Sesampai di pos pemadam, ternyata semua petugas sedang tidur. Beberapa menit menggedor pintu pos, petugas baru terbangun. Itu pun dengan jawaban yang sangat mengecewakan.
"Mereka bilang harus lapor Kepala BPBD dulu. Pak Ibrahim. Ini sangat aneh. Masa untuk situasi darurat harus lapor dulu, lewat tengah malam lagi," ujarnya.
Tak hanya itu, kondisi para petugas sama sekali tidak menunjukkan mereka siap siaga. Begitu terbangun bahkan tak ada persiapan sama sekali.
"Mereka bilang tak bisa ke Jangkat. Jauh. Mobil juga cuma satu. Ini sangat keterlaluan. Kalau banyak rumah terbakar bagaimana. Benar-benar bobrok BPBD ini," ujarnya sangat kesal.
Rumah warga Desa Muara Madras, Ali, terbakar Rabu dinihari. Dalam waktu singkat rumah panggung berkonstruksi kayu itu habis dilamun api hingga tinggal tiang-tiang berupa bara yang masih tegak berdiri.
Tak ada petugas pemadam yang datang. Hanya warga setempat yang melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Hingga akhirnya api padam setelah bangunan rumah habis dan berubah menjadi bara.
"Damkar kan adanya di Bangko. Kami sangat kecewa sama sistim penanggulangan bencana di Merangin ini. Beli mobil dinas sanggup, mobil pemadam tidak terbeli," ujar Sirdan, warga Muara Madras.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kebakaran-muara-madras_20160831_090009.jpg)