Anggaran Dana Desa
Hingga Akhir Agustus, Dana Desa di 45 Desa di Sungai Penuh Belum Cair
Pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 masih molor dari jadwal.
Penulis: hendri dede | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2016 masih molor dari jadwal. Hal ini akan membuat pembangunan di beberapa desa ikut terhambat..
Hingga akhir Agustus 2016 pencairan ADD dan DD baru 20 desa mencairkan. Sedangkan 45 desa lainnya hingga saat ini belum mengajukan RAPBDes. "Iya dari 65 Desa dalam kota Sungaipenuh sebanyak 45 Desa dalam kota Sungai Penuh belum mengajukan RAPBDes," kata Kabid Pemdes BPMPPPD-KB kota Sungaipenuh, Zaini Ahmad kemarin (29/8).
Ia mengatakan untuk jumlah Desa yang telah selesai APDesnya dan telah dicairkan sebanyak 20 desa dengan pencairanya tahap pertama ini 60 persen. Dia mengatakan, untuk saat ini tinggal sebanyak 45 desa dalam kota Sungai Penuh di 8 kecamatan yang belum diajukan bahan RAPBDesnya. "Hari ini (kemarin, red) Pesisir Bukit dan Sungai Penuh akan dilakukan evaluasi APBDesnya," katanya lagi.
Lebih lanjut ditambahkanya, untuk evaluasi RAPBDesnya akan dilakukan dari tim yang telah ditunjuk untuk memeriksa bahan yang telah masuk ke Pemdes. Kalau sudah benar nanti baru bisa diberikan rekomendasi, kalau masih ada kekurangan dikembalikan desa untuk dilengkapi secepatnya.
Ditanya target pengajuan RAPBDes, Zaini Ahmad, jika tidak ada persoalan kontra antara BPD dengan Kepala Desa, kemungkinan pada Minggu pertama September sudah diajukan semua Desa.
"Mungkin untuk BPD dengan kades yang kontra kita akan fasilitasi seperti desa Kampung Dalam dan Dusun Dilir, kita koordinasi BPD dengan pemerintahan desa untuk cepat mengajukan RAPBDesnya," sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/25072016_dana-desa_20160725_194252.jpg)