Target dan Realisasi Penjualan Sempat Menurun

Untuk tahun ini, dari 12 ribu unit yang terjual itu, 70 persennya ada d iproduk metik.

Penulis: Muzakkir | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUN JAMBI/ALDINO

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI -- Tahun ini, Yamaha DDS Jambi berhasil menjual semua produknya sebanyak 12 ribu unit. Dari 12 ribu unit itu, yang menjadi primadona adalah jenis metik.

Chief Yamaha DDS Jambi Sentosa Tampomas mengatakan, jenis metik memang menjadi andalan penjualan di Yamaha. Itu bukan hanya tahun ini saja, namun tahun sebelumnya juga menjadi andalan bagi Yamaha.

Untuk tahun ini, dari 12 ribu unit yang terjual itu, 70 persennya ada d iproduk metik. Sisanya produk motor yang bertransmisi.

"Kita banyak produk metik, ada Mio, ada Pino, Aerox dan produk-produk metik lainnya," kata Sentosa, Selasa (23/8).

Dari produk metik itu, produk Mio menjadi pemuncak, sebab Mio mempunyai banyak varian, ada Mio J, soul, gt dan lain sebagainya.

Dia menyebut, dibandingkan tahun lalu, penjualan 12 ribu unit itu menurun. Sebab di pertengahan tahun lalu mereka berhasil menjual 14 ribu unit untuk segala merk.

Menurunnya penjualan ini disebabkan banyak faktor, di antaranya faktor ekonomi.

Sama-sama diketahui, perekonomian Indonesia saat ini melambat. Harga hasil perkebunan kelapa sawit dan karet menurun drastis.

Selain menurun pada segi penjualan, target penjualan juga ikut tergerus, di mana tahun ini target penjualan hanya 25 ribu unit, sementara untuk tahun lalu 27 ribu unit.

Tingginya selisih antara capaian dan target tahun ini, Sentosa agak pesimis untuk bisa mencapai target.

Melihat itu semua, Yamaha DDS Jambi terus berusaha untuk mencapaikan target penjualan.

Kata dia, pihaknya saat ini melakukan beberapa program penjualan untuk menarik minat pembeli. Salah satunya bikin DP murah, hadiah langsung dan sebagainya.

"Kalau untuk capai target agak berat. Tapi kita terus berusaha dan tetap semangat. Mudah-mudahan dengan promo yang kita lakukan penjualan bisa meningkat," imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved