Panitia PKK Unja Larang Bawa Motor
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Mahasiswa baru atau Maru Unja dilarang membawa kendaraan ke kampus selama acara Pengenalan
Penulis: Jaka Hendra Baittri | Editor: ridwan
Laporan wartawan Tribun Jambi, Jaka HB
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Mahasiswa baru atau Maru Unja dilarang membawa kendaraan ke kampus selama acara Pengenalan Kehidupan Kampus atau PKK. Imbauan ini dari panitia PKK sendiri.
Ketua Panitia PKK Unja Muhammad Harun Alrasyid mengatakan ini terkait segi keamanan kendaraan sendiri. “Kita khawatir dari segi keamanan. Bukan karena ada motor hilang,” katanya, pada Sabtu (20/8).
Meski pun begitu Harun mengatakan kalau ada alasan konkret untuk membawa motor maka pihaknya mengizinkan.Terkait ini pihaknya meminta bantuan tim keamanan dari polsek dan satuan pengaman unja. “Dan ada satuan pengamanan dari kepanitiaan 50 orang,” katanya.
“Polisi 14 anggota dan satpam ada enam orang tiap hari,” tambah mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi ini.
Dia menekankan pelarangan bawa kendaraan ini untuk mengantisipasi dan mengestimasi kondisi keamanan. Harun mengatakan adanya permohonan bantuan dari kepolisian dikarenakan terkait kehilangan kendaraan diluar tanggungjawab kepanitiaan.
“Acaranya di Balairung aja. Halaman utama itulah yang digunakan parkir. Meski pun kita larang tetap ada yang bawa,” katanya.

Foto Jaka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/unja_20160821_140921.jpg)