Kasus Pembunuhan

Sebelum Dibunuh, Bocah Husna Diajak Berburu Pokemon

Sempat dikabarkan menghilang karena diculik sejak Minggu (24/7/2016), bocah M Tabsirul Husna,

Sebelum Dibunuh, Bocah Husna Diajak Berburu Pokemon
NET
Ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM, BANJARMASIN - Sempat dikabarkan menghilang karena diculik sejak Minggu (24/7/2016), bocah M Tabsirul Husna, warga Tambang Ulang, ternyata telah dibunuh. Jenazahnya ditemukan terkubur di sekitar Gunung Raja.

Pelakunya adalah Zainal Hakim, warga Desa Gunung Raja, Tambang Ulang, Kabupatan Tala.

Dia diciduk Unit gabungan Resmob Polda Kalsel, Ranmor Polda Kalsel, Unit Jatanras Res Tala dan sektor Tambang Ulang, Selasa (9/8/2016) pukul 23.30 Wita.

Direktur Kriminal Umum Kombes M Khozin mengatakan, pelaku membunuh bocah itu berawal dari keinginan tersangka memiliki ponsel korban. Sebelum dibunuh, pelaku mengajak korban main Pokemon dengan ponsel korban.

"Tersangka beberapa hari sebelum melakukan pembunuhan telah merencanakan untuk mengambil ponsel korban," ucap Khosin, Rabu (10/8/2016).

Usai shalat Isya, tersangka mengajak korban ke suatu tempat untuk main Pokemon dan menyiapkan minuman yang telah diberikan racun.

Setelah korban teler akibat racun yang diberikan, pelaku memukul korban. Sebelumnya, korban sempat dikabarkan menghilang karena diculik sejak Minggu (24/7/2016) lalu.

Editor: fifi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved