Betara Tidak Masuk Peta Pengawasan Arwana

Adanya jenis ikan arwana di wilayah Kecamatan Betara ternyata tidak terdata di Dinas Kelautan dan Perikanan

Betara Tidak Masuk Peta Pengawasan Arwana
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Adanya jenis ikan arwana di wilayah Kecamatan Betara ternyata tidak terdata di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jambi. DKP hanya mendapatkan laporan ikan tersebut ditemukan di Sarolangun dan Tebo.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Hernowo, Kabid Pengawasan DKP Provinsi Jambi kepada Tribun.

“Kami belum dengar jika di Tanjab Barat ada ikan arwana. Karena arwana itu jenis ikan air tawar yang hidup di sungai,” ungkapnya, Senin (8/8).

Ketika disampaikan banyak warga yang mengakui keberadaanya, Hernowo bilang klaim itu akan diakui jika memang ditemukan ikannya yang berada di alam aslinya.

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan adanya ikan tersebut. Baik dari laporan dinas di kabupaten maupun dokumen lama,” ucapnya.

Menurutnya di Sarolangun masih ditemukan arwana silver yang dipelihara oleh masyarakat. Tetapi ketika di survei ke lapangan, ikan tersebut tidak berhasil ditemukan. “Kalau memang ada, ikan tersebut akan saya beli dan kita akan survei langsung ke lokasi untuk menemukan buktinya. Karena ini harus ilmiah dan bisa dibuktikan. Bukan hanya klaim,” tegas Hernowo.

Meskipun demikian, ia mengaku akan meminta data-data dari pihak DKP Tanjung Barat. Dirinya akan meminta dokumen foto dan data-data tentang ikan serta data lokasi penyebarannya.

“Kalau memang ada dan masih bisa ditemukan akan jadikan kawasan perlindungan. Kita akan restocking ikan di wilayah tersebut,”ujarnya.

Penulis: dunan
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved