Gayanya Preman, Bikin Sulit Harga Pangan Turun
"Ada yang melarang barang tidak boleh masuk, gayanya gaya preman itu tidak tahu siapa mereka"
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemerintah menyatakan, sampai saat ini masih kesulitan menekan harga barang kebutuhan pokok. Untuk daging misalnya, walaupun pemerintah membuka kran impor daging dan membatalkan peraturan menteri pertanian yang melarang daging beku masuk ke pasar ritel, sampai saat ini penurunan belum sesuai harapan.
Darmin Nasution, Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan, berdasarkan identifikasi pemerintah, ada beberapa permasalahan yang membuat kebijakan penurunan harga belum efektif. Salah satunya, adanya larangan dari pihak tertentu di pasar terhadap barang- barang kebutuhan pokok yang dikeluarkan pemerintah.
"Ada yang melarang barang tidak boleh masuk, gayanya gaya preman itu tidak tahu siapa mereka," kata Darmin di Komplek Istana Negara Rabu (10/8).
Atas masalah itu, Darmin mengatakan, telah meminta kepada kepada Kementerian Perdagangan dan juga pemerintah daerah untuk menertibkan orang- orang tersebut. Dia juga telah meminta kepada Kementerian Perdagangan untuk bekerjasama dengan penegak hukum untuk mengatasi masalah tersebut. "Ini tidak ada kebijakannya, ini benar- benar pelaksanaan di lapangan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/sayuran-susi_20150928_100915.jpg)