Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Kalapas Ini Pernah Tolak Upaya Suap Rp 10 Miliar yang Dilakukan Freddy Budiman

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan Liberty Sitinjak mengakui menolak

Editor: ridwan
KONTAN/BAIHAKI

BNN Klarifikasi Pernyataan Gembong Narkoba

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan Liberty Sitinjak mengakui menolak upaya suap Rp 10 miliar yang ditawarkan terpidana mati Freddy Budiman.

Sitinjak yang kini menjabat Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum NTT ini, mengungkapkan hal tersebut di kantor Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Senin (8/8).

"Hak dia menawarkan (Rp10 miliar), hak saya menolak," kata Sitinjak seusai diperiksa BNN, kemarin.

Tak hanya upaya suap, Sitinjak juga mendapat tekanan selama bertugas. Namun dirinya tidak menjelaskan tekanan apa yang dimaksud.

"Kalau tekanan di Nusakambangan saja tekanan buat saya. Anda tahu lapas itu dihuni oleh banyak warga negara," katanya. "Termasuk tekanan dari Freddy Budiman?" tanya wartawan. "Tanya Pak Menteri (Menkumham)," katanya.

Sitinjak dikonfirmasi 3 jam perihal dugaan oknum petugas BNN terlibat bisnis penyelundupan narkoba hingga sempat mendatangi terpidana mati Freddy Budiman semasa hidup di Lapas Batu. Hal itu sebagaimana diungkapkan Freddy kepada Koordinator KontraS Haris Azhar.

Sitinjak yang mengenakan seragam Ditjen PAS Kemenkumham warna biru didampingi dua anak buahnya menyelesaikan pemeriksaan pukul 11.30 WIB.

Menurut Sitinjak, keterangannya kepada pihak BNN sebatas konfirmasi dan bukan pemeriksaan.

Usai diperiksa Sitinjak melaporkan dahulu proses dan materi pemeriksaannya itu kepada Menkumham Yasonna Laoly dan Dirjen PAS, I Wayan Kusmintha Dusak.

Jelaskan soal CCTV

Sitinjak yang kini menjabat sebagai Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum NTT juga menjelaskan mengenai CCTV di Lapas Nusakambangan yang dipasang khusus untuk mengawasi Freddy Budiman.

Kepala Humas BNN Kombes Slamet Pribadi mengatakan, pemeriksaan dilakukan untuk menggali keterangan dari Sitinjak terkait pernyataan Freddy Budiman soal CCTV di dalam lapas.

"Kami sampaikan bahwa hari ini jadwalnya Pak Sitinja

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved