IHSG

Sepekan Ini, IHSG Terbang 3,92 Persen

Pengamat pasar modal Muhammad Alfatih menilai bahwa salah satu faktor yang masih mendukung

Editor: Fifi Suryani
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pengamat pasar modal Muhammad Alfatih menilai bahwa salah satu faktor yang masih mendukung kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia positif yakni "reshuffle" atau perombakan susunan Kabinet Kerja pada 27 Juli 2016.

"Tren naik IHSG didukung oleh banyak faktor yang cukup kuat, salah satunya faktor Sri Mulyani Indrawati dalam kabinet. Ada faktor kepercayaan di pasar," ujar Muhammad Alfatih yang juga Vice President at PT Samuel Sekuritas Indonesia, Jumat (5/8).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang pekan ini atau periode 1-5 Agustus 2016, IHSG membukukan kenaikan sebesar 3,92 % ke posisi 5.420,25 poin dibandingkan pekan sebelumnya di 5.215,99 poin.

Ia menambahkan bahwa sentimen positif dari dalam negeri lainnya yang juga turut mendukung kinerja positif IHSG, yakni kebijakan amnesti pajak, inflasi yang terjaga di level rendah, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) yang di atas ekspektasi.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah yang saat ini sedang melakukan penyesuaian terhadap postur penerimaan dan belanja negara agar APBN dapat lebih kredibel serta sesuai dengan kondisi perekonomian terkini juga dinilai positif pasar.

"Anggaran yang dibuat kan dengan target sangat optimistis di tengah perlambatan ekonomi sehingga perlu didiskon kembali oleh Sri Mulyani, harapannya tentu untuk menyehatkan dan diapresiasi positif pasar," katanya.

Di sisi lain, lanjut Muhammad Alfatih, juga didukung oleh harga komoditas dunia yang sejak awal tahun ini cenderung naik sehingga berdampak positif terhadap kinerja perusahaan tercatat atau emiten di BEI.

"Harga minyak mentah dunia naik dari 25 dollar AS per barel ke 40-50 dollar AS per barel, kenaikan minyak itu mendorong harga komoditas naik seperti batubara dan perkebunan. Kondisi itu juga tercermin pada emiten-emiten konsumer yang membukukan penjualannya naik. Naiknya juga bukan hanya harga tetapi juga dari volume," paparnya.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved