Breaking News:

Suhardi Mengaku Senpi Itu Dia Beli Seharga Rp 3 Juta di pasar Rombeng Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua kawanan begal bersenjata api (Senpi), Wirmansyah dan Suhardi warga RT 04, Desa Danau Kedap,

Laporan wartawan Tribun Rian

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dua kawanan begal bersenjata api (Senpi), Wirmansyah dan Suhardi warga RT 04, Desa Danau Kedap, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi ditangkap Aparat Polsek Telanaipura, Minggu (31/7).

Keduanya ditangkap berdasarkan pengembangan satu tersangka sebelumnya, yakni M Amin. Ketiga tersangka ini membegal korbannya di depan kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jambi di Jalan Ahmad Yani, Telanaipura, Jumat (10/6) lalu.

Wirmansyah mengaku baru sekali melakukan aksi. Sebelum beraksi, ketiganya pun sempat nyabu di rumah. Tak punya uang pun dijadikan alasan untuk beraksi menggunakan senpi. "Kami sudah merencanakannya dari rumah pas sedang nyabu. Makanya nekat begal pakai senpi punya Suhardi," akui tersangka.

Ia menjelaskan, dari rumah, ketiga tersangka keliling pakai dua sepeda motor. Sesampainya di depan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, dan telah mengetahui targetnya, mereka pun mendekati dan todongkan senpi ke pinggang korbannya.

"Tak banyak cerita kami bawa ke tempat tempat sepi daerah BLK sana. Sampai disana dompet korban kami ambil," katanya.
Tersangka Suhardi, pemilik senpi mengatakan, dia dapat senpi tersebut dibeli dari orang tak dikenal di Pasar Rombeng Angso Duo seharga Rp 3 juta. Senpi tersebut diakui untuk pegangan saat berjaga di kebun miliknya.

Kapolsek Telanaipura, melalui Panit Sidik, Ipda Budi Suharto mengatakan, keduanya ditangkap di kediamannya dua hari yang lalu. "Target mereka yakni orang-orang yang sedang duduk di sekitaran kantor gubernur atau taman anggrek," kata Budi kepada wartawan, Rabu (3/8).
(adi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved