EDITORIAL

Menunggu Tindak Lanjut

DI tengah masih ada polemik soal pelaksanaan hukuman mati bagi pengedar Narkoba, apakah tetap dilakukan atau tidak...

Editor: Duanto AS

DI tengah masih ada polemik soal pelaksanaan hukuman mati bagi pengedar Narkoba, apakah tetap dilakukan atau tidak, sebagian warga negara ini juga masih tersedot perhatiannya pada pernyataan Haris Azhar, Koordinator Kontras yang menyuarakan kisah Freddy Budiman, terpidana mati kasus penyalahgunaan Narkoba yang telah dieksekusi beberapa waktu lalu, mengenai keterlibatan aparat penegak hukum dalam mengedarkan Narkoba yang berada di bawah kendalinya.

Dari pernyataan Haris yang ia dengar dari Freddy, alih-alih menjadi pihak yang mencegah dan memberantas penyalahgunaan Narkoba, ada oknum-oknum aparat yang justru membantu para bandar besar Narkoba.

Akan menjadi amat miris, bahwa upaya eksekusi mati pengedar Narkoba yang sejak masa Presiden Joko Widodo ditegaskan, untuk memberantas penyalahgunaan Narkoba yang dinilai sudah amat gawat di negara ini, justru ada oknum aparat yang menjadi ujung tombak pencegahan malah seakan menggelar karpet merah bagi pengedar Narkoba memasukkan barang haramnya ke Indonesia.

Memang belum bisa dibuktikan kebenaran kisah Freddy tersebut, Polri dan BNN, dua instansi penegak hukum yang disebut memiliki oknum yang bermain, menyatakan masih akan menelusuri keterangan Freddy Budiman yang ia lontarkan pada 2014 lalu. Apalagi dengan meninggalnya Freddy Budiman, saksi mata utama sudah tak bisa dihadirkan kembali jika ingin membawa kasus ini ke pengadilan.

Namun ini menjadi peringatan keras bagi Kapolri yang baru, Tito Karnavian, yang sebelumnya digadang-gadang sebagai pihak yang mampu membenahi internal Polri, bahwa tugas di depan mata untuk memberantas salah satu masalah terbesar bangsa ini memanglah berat.

Bersama Polri, BNN, Polri, dan Bea Cukai, tiga instansi lainnya yang berada di garda terdepan pencegahan dan pemberantasan Narkoba di Indonesia sama-sama memiliki dan memikul tugas berat ini, untuk tak hanya tajam ke luar, namun juga ke dalam, memberantas dan menindak tegas oknum-oknum yang justru menjadi musuh dalam selimut dalam upaya pemberantasan Narkoba. (*)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved