Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sekolah Kharisma Bangsa Jawab Tuduhan Pemerintah Turki

Pemerintah Turki merilis sembilan nama lembaga pendidikan yang dituding berkaitan dengan Organisasi Teroris Fethullah (FETO).

Editor: Nani Rachmaini
Kahfi Dirga Cahya
Sekolah Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemerintah Turki merilis sembilan nama lembaga pendidikan yang dituding berkaitan dengan Organisasi Teroris Fethullah (FETO).

FETO adalah sebutan dari Pemerintah Turki untuk para pengikut ulama Fethullah Gulen yang gagal melakukan kudeta beberapa waktu lalu. Gulen pun kini diketahui telah mengasingkan diri di Amerika Serikat.

Salah satu lembaga pendidikan yang turut serta masuk ke tudingan itu adalah Sekolah Kharisma Bangsa. Pemerintah Turki pun meminta Pemerintah Indonesia untuk menutup sekolah di daerah Tangerang Selatan tersebut.

Sekolah Kharisma Bangsa pun angkat bicara untuk menanggapi tudingan dan permintahan Pemerintah Turki.

Kepala Sekolah Kharisma Bangsa, Sutirto menegaskan bahwa Kharisma Bangsa bukanlah sekolah Turki. Izin operasional sekolah ini diajukan oleh Yayasan Kharisma Bangsa, sehingga manajemen pun dikelola 100 persen oleh orang Indonesia.

"Kami jelas membantah kalau seperti itu (dianggap berkaitan dengan FETO)," kata Sutirto kepada Kompas.com di Sekolah Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan, Jumat (29/7/2016).

Sutirto mengakui bahwa Sekolah Kharisma Bangsa pernah bekerja sama dengan PASIAD, organisasi non pemerintah yang digerakkan oleh masyarakat Turki. Ada pun PASIAD sendiri dikaitkan dengan Gulen.

Namun kerja sama yang dimilai sejak tahun 2006 itu berakhir pada tahun akhir tahun 2014. Kerja sama berakhir setelah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menertibkan sekolah berstandar internasional.

Sekolah Kharisma Bangsa pun berubah status dari berstandar internasional menjadi Satuan Pendidikan Kerja sama (SPK) dan menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan dari Amity College Australia.

Berprestasi

Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan menilai, kurikulum Sekolah Kharisma Bangsa tak bermasalah. Sekolah swasta tersebut malah dikenal memiliki murid berprestasi.

"Sekolah Kharisma Bangsa punya kurikulum baik dan tak ada masalah sejauh ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Matoda S.

Sekolah Kharisma Bangsa sendiri disebut memiliki prestasi gemilang di bidang pelajaran. Siswanya kerap menjadi langganan juara olimpiade tingkat nasional dan internasional.

Hal ini pun diakui oleh Kepala Humas Sekolah Kharisma Bangsa, Rahmat Hidayat. Rahmat mengungkapkan, Sekolah Kharisma Bangsa memiliki prestasi pada olimpiade tingkat internasional.

Misalnya dalam Olimpiade Biologi Internasional tingkat SMA di Denmark 2015 silam, siswa Sekolah Kharisma Bangsa mendapatkan medali emas.

Pada tahun yang sama, siswa Sekolah Kharisma Bangsa mewakili Indonesia mendapatkan medali perak dalam ajang International High School Environmental Project Olympiad di Amerika Serikat.

Medali perak juga pernah didapatkan dalam ajang China International Mathematics Competition dan International World Youth Mathematics Intercity Competition pada tahun 2015.

Oleh karena itu, pihak Sekolah Kharisma Bangsa menunggu sikap Pemerintah Republik Indonesia (RI) terkait tudingan Pemerintah Turki yang menyebut sekolah itu berkaitan dengan FETO. Sekolah pun berharap Pemerintah RI bisa mengambil sikap positif untuk Sekolah Kharisma Bangsa.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved