Diknas Provinsi Jambi Larang Siswa Cari Pokemon di Sekolah

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, buar surat imbauan kepada seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten Kota melarang siswa dan pegawai sekolah main pokemon

Diknas Provinsi Jambi Larang Siswa Cari Pokemon di Sekolah
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Seorang pria membuka game virtual Pokemon Go di lingkungan Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/7/2016). Larangan bermain Pokemon Go di area Istana Kepresidenan untuk menjaga keamanan karena menjadi objek vital negara. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribun Jambi. Tommy Kurniawan

TRIBUNJAMBI.COM JAMBI - Aplikasi permainan Pokemon GO di Handphone Android, kini populer dimainkan.

Meski aplikasi ini belum secara resmi diperkenalkan di Indonesia, namun telah mewabah dan dimainkan oleh anak-anak maupun orang dewasa. 

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, akan membuat surat imbauan kepada seluruh Dinas Pendidikan Kabupaten Kota untuk segera membuat surat edaran agar para siswa tidak menggunakan android apalagi digunakan untuk mencari pokemon di Sekolah.

"Dinas pendidikan kabupaten kota harus membuat edaran agar para siswa kita tidak bermain pokemon itu, terutama disaat jam sekolah, yakni pukul 07.00 sampai pukul14.00 . Edaran itu tidak hanya untuk para siswa/i nya, tapi juga berlaku untuk para guru dan pegawai di Sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Rahmad Derita, Jumat (21/7).

Selain itu, Rahmad Derita juga mengimbau kepada orang tua murid, untuk mengawasi anak-anaknya di rumah, jangan sampai bermain atau mencari pokemon di tempat yang berbahaya. Dan hal ini tentu memerlukan dukungan dari semua pihak.

" Semua kebijakan pendidikan oleh pemerintah, seyogyanya didukung wali murid, para guru di sekolah dan seluruh masyarakat Jambi," katanya.

Penulis: Tommy Kurniawan
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved