IHSG
IHSG Kembali Tembus 5.000-an
Pascalibur panjang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki tenaga yang terbilang besar
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pascalibur panjang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki tenaga yang terbilang besar untuk melompat. Berdasarkan data RTI, pada pukul 09.15 WIB, indeks mencatatkan kenaikan sebesar 1,81% menjadi 5.060,22.
Setidaknya, ada 168 saham yang melaju. Sedangkan jumlah saham yang turun hanya sebanyak 33 saham dan 50 saham lainnya tak berubah posisi.
Volume transaksi perdagangan pagi ini melibatkan 637,399 juta saham dengan nilai transaksi Rp 1,191 triliun.
Sementara itu, tak ada satu pun sektor yang memerah. Adapun tiga sektor dengan kenaikan terbesar di antaranya: sektor infrastruktur naik 3,13%, sektor barang konsumen naik 1,9%, dan sektor keuangan naik 1,69%.
Saham-saham indeks LQ 45 yang menghuni posisi top gainers pagi ini di antaranya: PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) 5,06% menjadi Rp 20.750, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 5,16% menjadi Rp 71.775, dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 4,95% menjadi Rp 1.590.
Sedangkan tiga penghuni top losers teratas indeks LQ 45 pagi ini yaitu: PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) turun 1,74% menjadi Rp 1.130, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun 1,21% menjadi Rp 14.275, dan PT PP London Sumatra Tbk (LSIP) turun 0,73% menjadi Rp 1.365.
Selain itu, asing masih terus mengoleksi saham-saham Indonesia. Mengutip data RTI, investor asing mencatatkan net buy di seluruh market dengan nilai Rp 292,1 miliar pagi ini (09.24 WIB). Demikian pula halnya di pasar reguler di mana nilai net buy asing sebesar Rp 292,1 miliar.
Asia sumringah
Mayoritas indeks acuan Asia dibuka melaju pada transaksi Senin (11/7).
Pada pukul 08.00 WIB, indeks Nikkei 225 Stock Average reli 2,6%. Sedangkan indeks Topix menorehkan reli 2,4%. Kenaikan juga terjadi pada indeks Kospi Korea Selatan sebesar 0,88%.
Selain itu, indeks ASX 200 Australia melesat 1,39%. Kenaikan terkerek oleh laju sektor finansial sebesar 1,7%. Hal ini tak mengherankan melihat saham-saham perbankan Australia melaju kencang. Salah satunya, saham ANZ yang naik 2,6%.
"Para trader bullish yang menguasai market saat ini, baik itu di pasar saham, emas, maupun surat utang AS. Sepertinya tidak ada yang melakukan aksi jual, atau setidaknya para buyer membeli dalam jumlah besar," papar Chris Weston, chief market strategist IG Ltd.
Kenaikan bursa Asia terjadi pasca dirilisnya data tenaga kerja AS yang cukup kuat pada akhir pekan lalu. Asal tahu saja, data tenaga kerja AS non pertanian menunjukkan bahwa terdapat 287.000 penambahan lapangan kerja pada Juni.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/11072016_ihsg_20160711_104031.jpg)