Aktivitas PETI

4 Hari Batang Limun Mendadak Jernih, Sekarang Keruh Lagi akibat Aktivitas PETI

Air Sungai Batang Limun, Kabupaten Sarolangun mendadak jernih selama lebaran 2016.

Penulis: Herupitra | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI/TEGUH SUPRAYITNO
Sungai keruh di Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Air Sungai Batang Limun, Kabupaten Sarolangun mendadak jernih selama lebaran 2016. Padahal sejak lima tahun terakhir, air sungai ini keruh pekat.

Pemandangan yang sangat langka sejak lima tahun terakhir ini menyejukkan warga Kabupaten Sarolangun, khususnya warga di Kecamatan Limun. Sebab biasanya air sungai tersebut keruh pekat oleh lumpur yang disebabkan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di bagian hulu.

Menurut warga, sejak awal lebaran hingga lebaran ke empat air sungai terlihat jernih. Tidak keruhnya air sungai karena aktivitas PETI yang berada di wilayah Limun sedang berhenti.

”Lebaran mereka (pelaku PETI) libur. Jadi tidak ada yang menyebabkan air keruh. Biasanya sepanjang hari air keruh,” ungkap Fadhil warga Limun.

”Sudah sangat lama tidak melihat air sungai Limun agak jernih. Hanya di hari-hari lebaran seperti ini airnya tidak keruh,” tambahnya.

Senada juga dikatakan warga lainnya Adi, bahwa sejak agak beningnya air sungai Limun, banyak anak-anak dan warga sekitar mandi di sungai.

”Sejak lebaran banyak anak-anak dan juga orang tua main dan mandi di sungai. Biasanya tidak ada, karena warna airnya keruh bercampur lumpur,” ucapnya.

Jernihnya air Sungai Batang Limun juga dibenarkan oleh Camat Limun, Dahlan. Dia mengatakan, dibandingkin hari biasa, saat lebaran air sungai batang Limun nampak jernih.

“Ya, sejak awal lebaran hingga kemarin air sungai Limun jernih,” ungkap Camat saat dihubungi, Senin (11/7).

Dia menduga, jernihnya air sungai dikarenakan aktivitas PETI yang marak di wilayah Limun dan sekitarnya sedang istirahat beraktivitas.

“Tapi hari ini (kemarin, red) sudah mulai keruh lagi. karena saat ini, mereka (pelaku PETI) sudah mulai beraktivitas lagi, setelah istirahat saat lebaran,” tuturnya.

Untuk diketahui aktivitas PETI yang terjadi sejak beberapa terakhir ini di Sarolangun, membawa dampak pencemaran lingkungan. Tidak hanya membawa dampak ancaman bencana, tapi juga menyebabkan air sungai Batang Limun keruh pekat berlumpur.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved