'Papa Sempat Sadar dan Sebut Nama Bambang'
Korban sempat melakukan perlawanan dan pelaku pun menembak korban di bagian kepala
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: bandot
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Yandi Putra (45) warga Jalan Lingkar Barat, No 101, RT 25, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Kotabaru terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Siloam karena mengalami pendarahan akibat pelipis kirinya bersarang sebutir peluru.
Informasi yang dihimpun, sekira pukul 04.30 Wib, korban baru pulang berjualan bawang dari pasar Angsoduo menggunakan mobil.
Sesampainya di depan rumahnya yang tepat berada di pinggir jalan Lingkar Barat, korban dipepet oleh dua kawanan perampok.
Korban sempat melakukan perlawanan dan pelaku pun menembak korban di bagian kepala. Pelaku pun kabur dan membawa uang puluhan juta milik korban.
Anak korban, Widya Anggraini (21) saat dikonfirmasi mengatakan, saat itu dirinya habis sahur tiba-tiba mendengar bunyi tembakan di depan rumahnya. Sontak ia dan ibunya langsung keluar rumah untuk mengecek keadaan.
"Mama melihat pelaku itu dua orang pakai motor dan pelaku langsung melarikan diri setelah menembak papa," ujar Widya.
Ayahnya pun tergeletak di depan rumahnya dan berlumuran darah di bagian kepala. "Saya langsung ambil mobil dan bawa papa ke rumah sakit DKT," katanya.
"Disitu papa sempat sadar dan nyebut nama Bambang. Habis itu saya bawa ke Siloam untuk dapat pertolongan yang lebih cepat," lanjutnya.
Ayahnya mengalami pendarahan dan membutuhkan tiga kantong darah untuk dioperasi mengangkat peluru yang berada di pelipis kirinya. (*)