Poundsterling Semakin Kekar Melawan Dollar

Poundsterling masih melanjutkan keunggulannya di hadapan USD. Mengutip Bloomberg, Kamis (23/6)

Editor: Fifi Suryani
BBC
CEO Inggris menerima Rp 107 miliar, sementara karyawan mendapat Rp 589 juta. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Poundsterling masih melanjutkan keunggulannya di hadapan USD. Mengutip Bloomberg, Kamis (23/6) pasangan GBP/USD menanjak 1,17% ke level 1,4879 dibanding sehari sebelumnya.

Analis PT Esandar Arthamas Berjangka, Tonny Mariano menjelaskan, semakin banyak warga Inggris yang mendukung tetap di Uni Eropa. Hal tersebut semakin menguatkan GBP menjelang referendum Brexit. Penguatan GBP/USD berlangsung dalam tiga hari berturut-turut.

Di sisi lain, USD belum mendapatkan sentimen positif setelah Gubernur The Fed Janet Yellen belum memberi petunjuk kuat untuk menaikkan tingkat suku bunga. Padahal, klaim pengangguran Amerika Serikat (AS) pekan lalu turun ke angka 259.000 dari sebelumnya 277.000 serta di bawah proyeksi 271.000.

Secara teknikal, Tonny melihat pasangan GBP/USD sudah mencapai level overbought. "Tetapi faktor teknikal bisa diabaikan jika Inggris tetap di Uni Eropa," paparnya. Dugaan Tonny, GBP/USD masih berpeluang melanjutkan penguatan di akhir pekan.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved