FOTO: Pegadaian Alami Kenaikan Transaksi

Pegadaian Persero Jambi menawarkan program " Berkah Ramadhan Merdeka" yang berlangsung hingga Juli mendatang.

Penulis: Heri Prihartono | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/HERI PRIHARTONO
Pegadaian Persero Jambi menawarkan program Berkah Ramadhan Merdeka yang berlangsung hingga Juli mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, TRIBUN -  Turut berpartisipasi dalam memeriahkan bulan Ramadan  Pegadaian Persero Jambi menawarkan program " Berkah Ramadhan Merdeka" yang berlangsung hingga Juli mendatang.

 Melalui transaksi dengan nominal tertentu konsumen akan mendapatkan cashback biaya administrasi (berlaku bagi nasabah yang menambah pinjaman minimal Rp 500 ribu).

Target program ini kata Kepala Pegadaian Persero Cabang Jambi Wartono Selasa (14/6) sebenarnya untuk meringankan dan membantu pinjaman masyarakat, dengan transaksi yang diharapkan meningkat.

Selanjutnya selain cashback ada  diskon sewa modal ini berlaku bergantung nominal pinjaman mulai 1 persen hingga 50 persen (KCA dan Gadai Syariah), 1 higga 25 persen untuk (gadai bisnis), nominal pinjaman minimal Rp 10,1 juta (KCA), dan minimal Rp 300 juta (gadai bisnis).

Peminjaman di pegadaian yang sebagian untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) maka nominalnya tak sebesar perbankan di angka Rp 5  juta hingga Rp 7 (untuk jaminan motor) dan rerata Rp 50 juta (jaminan mobil) namun jumlah nasabahnya banyak dibanding bank konvensional.

Bahkan untuk program lokal Jambi bagi pembelian logam mulia akan mendapatkan diskon Rp 5 ribu per gram dengan maksimal transaksi 100 gram.

Saat ini program logam mulia terbanyak ke tabungan emas, yang sederhana dengan menabung mulai Rp 5 ribuan. Namun mereka yang ingin  punya investasi disarankan lebih baik menggunakan kredit atau cash, agar nilai investasinya terasa.

Transaksi di Pegadaian  Persero cabang Jambi mengalami kenaikan 12,2 persen di awal Ramadan, hal ini merupakan siklus yang terjadi setiap tahunnya.

 Berkah ujian siswa di sekolah dan kenaikan kelas (tahun ajaran baru) berimnas pasa kenaikan transaksi, dibanding tahun sebelumnya 5 hingga 10 persen.

Saat memasuki tahun ajaran baru dan lebaran transaksi diharapkan meningkat. Kali ini diprediksi kenaikan menyentuh angka hingga 15 persen.

" Karena di awal ramadhan 12 persen, nanti biasanya sebagian ada barang yang ditebus dan ada yang dimasukin lagi di tahun ajaran baru,"

Meskipun sebenarnya kecendrungan saat akan lebaran turun karena banyak barang yang dipakai (khusus gadai) seperti gelang, kalung dan cincin,  sedangkan produk lain seperti mikro relatif bagus misalnya orang mengajukan pembiayaan mikro untuk puasa dan lebaran.

Kredit Cepat Aman (KCA) yang digadai bisanya berupa emas, berlian,  elektronik,  sepeda motor dan mobil yang kecendrungan sebagian dipakai.

Sedangkan pembiayaan mikro sempat meningkat seiring kebutuhan di awal ramadhan, biasanya yang digadaikan jaminan BPKB motor atau mobil.


Masyarakat secara umum tertarik dengan program pembiayaan yang ditawarkan Pegadaian satu diantaranya  Sumaidi yang mencari pinjaman untuk usaha bangunan konstruksi.  Sumaidi memilih ke pegadaian karena dinilai praktis cepat,  bunga ringan serta lebih fleksibel.

Baginya transaksi di pegadaian sudah ia lakoni sejak 10 tahun selain meminjam juga menggadaikan barang berharga untuk keperluannya.

" Peran pegadaian sangat penting terutama untuk usaha kecil dan menengah sebab pengurusan pinjaman cepat dengan bunga ringan," jelasnya.

Sementara itu investasi logam mulia mengalami penurunan di lebaran dengan barang yang digunakan saat hari besar tersebut. Barang multi payment juga masih cenderung stabil dengan banyak kebutuhan yang harus dibayar.

" Ini sudah menjadi siklus tahunan," kata Wartono.

Penitipan barang berharga juga sebenarnya di Jambi belum ada perkembangan signifikan sebab masyarakat jarang yang berpergian jauh berbeda dengan di Jawa yang berisi mahasiswa perantauan. Barang yang dititip biasanya sepeda motor dan barang berharga lain misal laptop dan kamera

Foto-foto Heri

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved