Orang Hanyut
Warga Sarolangun yang Tenggelam saat Latihan Pacu Perahu Ditemukan Sudah tak Bernyawa
Setelah 36 jam lebih tim SAR melalukan pencarian, akhirnya Hasbi (22) berhasil ditemukan.
Penulis: Herupitra | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Setelah 36 jam lebih tim SAR melalukan pencarian, akhirnya Hasbi (22) berhasil ditemukan. Warga Pulau Pinang Kelurahan Gunung Kembang Sarolangun ini ditemukan sudah tak bernyawa, dengan kondisi tubuh yang sudah membengkak.
Kepala BPBD Sarolangun, Mulyadi dikonfirmasi membenarkan, bahwa Tim yang terdiri dari BPBD, Kepolisian, TNI, dan masyarakat menemukan korban sekitar pukul 7.40 pagi tadi, di aliran sungai dekat BWP Meruap.
"Ya korban sudah kita temukan, dekat Meruap, masih di Kelurahan Gunung Kembang,” ujar Mulyadi, Sabtu (11/6).
Menurut Mulyadi, jarak ditemukan korban dari lokasi tenggelam yakni Jembatan Beatrix mencapai kurang lebih 1 kilometer. Selama pencarian sebut Mulyadi, pihaknya memang mendapat kesulitan, karena keruhnya air sungai, dan aliran yang sangat deras.
“Kondisi begitu menyebabkan penyelam kita sangat kesulitan,” ungkapnya.
Dikatakannya, setelah ditemukan, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk segera disemayamkan.
Sebelumnya, Hasbi tercebur bersama 19 orang temannya saat melakukan latihan pacu perahu pada, Kamis (9/6) sekitar pukul 18.10. Perahu yang digunakan korban terbalik ketika menabrak gelondongan kayu tepat dibawah jembatan beatrix, dan korbanpun terseret arus sungai yang deras. Sementara 19 orang lainnya berhasil menyelamatkan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/mayat-tugboat-bpbd-jambi_20160106_094056.jpg)