Ditanya Soal Peluang Jadi Kapolri, Ini Kata Kabareskrim

Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Pol Ari Dono Sukmanto enggan mengomentari pencalonan Kapolri pengganti Jenderal Badrodin Haiti

Ditanya Soal Peluang Jadi Kapolri, Ini Kata Kabareskrim
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Irjen Ari Dono Sukmanto (kanan) melakukan salam komando dengan pejabat lama Komjen Anang Iskandar (kanan) setelah serah terima jabatan di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (31/5/2016). Irjen Ari Dono Sukmanto resmi menjabat Kabareskrim menggantikan Komjen Anang Iskandar yang akan pensiun pada bulan Juni 2016. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Irjen Pol Ari Dono Sukmanto enggan mengomentari pencalonan Kapolri pengganti Jenderal Badrodin Haiti yang akan pensiun Juli 2016.

Melihat dari jabatannya, Ari layak mengisi bursa calon Kapolri. Meski belum berpangkat bintang tiga, namun tak lama lagi satu bintang tambahan itu dia dapatkan.

Karena biasanya untuk sekelas Kabareskrim Polri, akan ada penyesuaian jabatan dengan pangkat.

"Itu bukan urusan saya. Yang penting jadi Kabareskrim bagaimana kerja, di bidang menangani Bareskrim dalam hal penegakan hukum," ujar Ari saat ditemui di ruangannya, Selasa (7/6/2016).

Ari menegaskan bahwa dirinya akan fokus dulu dengan pekerjaannya saat ini. Terlebih, belum ada hitungan bulan ia menjabat posisi Kabareskrim.

"Jangan sampai termakan isu, terombang ambing. Fokus dengan pekerjaannya Bareskrim," kata dia.

Saat ini Ari masih menjajaki jabatan barunya dan belajar memetakan kasus. Menurut dia, bukan hal yang sulit menangani unit ini karena pengalamannya di bidang reserse sudah puluhan tahun.

Bahkan sebelumnya Ari sempat menduduki jabatan Wakil Kabareskrim selama dua bulan.

Selain fokus menuntaskan tumpukan perkara, sumber daya manusia di Bareskrim pun menjadi perhatian Ari.

"Pembinaan kepada anggota, supaya dia bisa melayani masyarakat dengan baik," kata Ari.

"Jangan sampai pimpinan kita pusing, Kapolri pusing," lanjut dia.

Sejauh ini, ada tujuh jenderal bintang tiga yang dianggap layak dinominasikan sebagai calon Kapolri.

Mereka adalah Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Kepala BNN Komjen Budi Waseso, Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian, Kalemdikpol Komjen Syafruddin, Kabaharkam Polri Komjen Putut Eko Bayuseno, Irwasum Polri Komjen Dwi Priyatno, dan Sekretaris Utama Lemhanas Komjen Suhardi Alius.

Kendati demikian, hingga kini belum ada sinyalemen dari Presiden Joko Widodo untuk mengganti Badrodin dalam waktu dekat.

Masa jabatan Badrodin akan berakhir pada Juli 2016 mendatang. (Baca juga: Kapolri: Kalau Pensiun Alhamdulillah, Tidak Juga Tidak Apa-apa)

Namun, Badrodin menyebut, hingga kini para jenderal bintang tiga di internal Polri belum menggelar sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) sebagai mekanisme pengusulan nama kepala Polri kepada Presiden.

Ia juga tak dapat memastikan kapan sidang Wanjakti akan dilangsungkan.

Editor: nani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved