Jumat, 10 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Wow, Kacamata Keren Ini Bahannya Limbah Kayu Lho, Dirintis oleh Pemuda Solo

Limbah kayu ternyata dapat dimanfaatkan hingga memiliki nilai jual yang tinggi.

Editor: Nani Rachmaini
tribunsolo.com/Bayu Ardi
Kacamata Eastwood yang terbuat dari limbah kayu Sonokeling dan Jati. 

TRIBUNJAMBI.COM, SOLO - Limbah kayu ternyata dapat dimanfaatkan hingga memiliki nilai jual yang tinggi.

Yogie Irawan Cendana dan kawannya, Mahendra Agung Saputra mampu mendaur ulang limbah kayu pembuatan gitar dan mebel menjadi sebuah kacamata yang unik.

Pemuda-pemuda asal Kota Solo itu memulai usaha kacamata kayu Eastwood sejak 2012.

"Awalnya itu iseng-iseng saat browsing di internet, di Indonesia sepertinya juga belum ada, dan bahannya cukup mudah didapat," kata Yogie Irawan saat ditemui di showroom-nya di Jl Kalingga Barat III no 10, Banjarsari, Solo, Sabtu (4/6/2016).

Kayu yang mereka gunakan adalah kayu Sonokeling dan Jati sebagai bahan dasar.

Selain limbah kayu, mereka juga memanfaatkan potongan rantai gearbox sebagai engsel kacamata karena dianggap lebih kuat.

Nama Eastwood diambil dari kata east karena berasal dari timur (Asia) dan wood karena menggunakan bahan kayu.

"Jadi bukan karena fans dari aktor Clint Eastwood," katanya.

Menurutnya, beberapa model yang paling banyak diproduksi adalah dexter, pinisi, kokila, malaka dan moris.

Kacamata Eastwood dijual seharga Rp 500 ribu hingga Rp 800 ribu.(*)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved