Ini Hal-hal yang Tak Masuk Akal Tentang Penjualan Daging Sapi di Indonesia

"Saya juga baru mengetahui ternyata banyak hal yang tidak masuk akal di penjualan daging...."

Ini Hal-hal yang Tak Masuk Akal Tentang Penjualan Daging Sapi di Indonesia
Tribun Jambi
Penjual daging sapi di Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Menteri Perdagangan, Thomas Lembong mengatakan terlalu banyak hal-hal yang baru diketahui oleh dirinya mengenai pola penjualan daging sapi.

Beberapa diantaranya, dikatakan oleh Thomas, tidak dapat masuk akal sehatnya.

"Saya juga baru mengetahui ternyata banyak hal yang tidak masuk akal di penjualan daging. Nanti deh, saya belum bisa bicara dalam waktu dekat," ujarnya saat ditemui di Kemendagri, Jakarta, Senin (6/6/2016).

Namun, dia mengklaim telah membereskan beberapa kekakuan yang selama ini terjadi di pada pola penjualan daging sapi segar termasuk memasok daging yang saat ini sedang dibutuhkan oleh masyarakat.

"Kekurangan kita di sistem perdagangan dan rantai pasok, semua sudah terungkap dan terbongkar," jelasnya.

Thomas juga menjelaskan bahwa pihaknya telah merencanakan beberapa langkah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan hadirnya daging sapi, termasuk sosialisasi konsumsi daging beku.

Dia juga mengaku kesulitan jika tetap harus menekan harga daging sapi hingga Rp 80 ribu seperti yang diinginkan oleh presiden hingga sebelum lebaran.

"Untuk jangka pendek sekarang ini ya paling operasi pasar saja. Tapi kan harus ada juga rencana jangka menengah dan panjang. Itu yang sedang kami lakukan," kata Thomas.

Editor: duanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved