TPID Pastikan Sembako Aman
Pada puasa nanti, pemerintah tak ingin mendengar masyarakat membeli beras dengan harga tinggi.
Penulis: Muzakkir | Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI --Pemprov Jambi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi menjamin harga sembako selama puasa Ramadan dan hingga lebaran aman.
Tim diketuai Sekda Ridham Priskap itu telah menggelar Rakor dengan BI, Bulog, Pertamina, dan BPS. Ridham Priskap mengatakan, sembako Ramadan aman. Saat ini stok beras di gudang distributor mencapai 20.800 ton, dan jumlah ini belum termasuk beras di swalayan.
Berdasarkan survei TIPD, di beberapa daerah sentral produksi beras banyak. Pasalnya petani baru saja panen bersama.
"Bulog sediakan stok 13.100 ton. Dengan jumlah tersebut, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat Jambi selama lima bulan ke depan," ungkap Ridham.
Pada puasa nanti, pemerintah tak ingin mendengar masyarakat membeli beras dengan harga tinggi. Makanya, berdasarkan keputusan bersama, maka Bulog Divisi Jambi gelar operasi pasar (OP) dimulai Kamis 2 Juni 2016 hingga jelang Lebaran. OP dilaksanakan tiga titik, yaitu pasar Angso Duo, gudang Bulog Pasir Putih, dan Kantor Bulog Divre Jambi Telanaipura.
"Beras yang dijual adalah beras premium dengan harga Rp 7.900 per kg. Harga itu lebih murah dibanding harga pasaran Rp 9 ribu-Rp 10 ribu per kg," imbuhnya. Selain itu, mereka juga siapkan 7.364 ekor sapi. Stok sapi dan kerbau cukup, proyeksi kebutuhan daging 4.465 ekor.
Artinya, stok 7,364 tersebut masih ada ribuan ekor sapi dan kerbau yang belum digunakan. Begitu juga bumbu-bumbuan. Kata Sekda, saat ini bumbu-bumbuan aman.
Dari hasil cek di lapangan, petani juga usai panen raya. Diperkirakan barang bisa mencapai 2.535 ton untuk cabai.
Sementara kebutuhan bawang di angka 450 ton, namun untuk kebutuhan Ramadan disediakan 577 ton pada Juni, 392 ton Agustus. "Kita berharap agar masyarakat tidak risau dengan harga sembako pada lebaran nanti. Semuanya kita pikirkan untuk rakyat," tutur Ridham. (zak)