Pilkada DKI Jakarta

Sandiaga Uno Melihat Ada 6 Masalah Besar Jakarta

Sandiaga Uno memetakan permasalahan Jakarta lewat focus group discussion (FGD). Keenam persoalan

Sandiaga Uno Melihat Ada 6 Masalah Besar Jakarta
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Sandiaga Uno memetakan permasalahan Jakarta lewat focus group discussion (FGD). Keenam persoalan itu mencakup ketimpangan ekonomi, penduduk miskin, rendahnya penyerapan anggaran, inflasi, hingga persoalan banjir dan transportasi.

"Kami sudah petakan. Kami lakukan FGD dulu. Karena kalau langsung kuantitatif, saya khawatir datanya gak dalam. Jadi kami lakukan kualitatif dengan FGD. Kami bagi per kelompok. Latar belakang dan permasalahannya," kata Sandiaga saat penyampaian visi-misi di DPD Demorkat, Jakarta, Sabtu (21/5).

Setelah itu, keluar beberapa persoalan di Jakarta. Namun persoalan itu divalidasi kembali lewati survei kuantitatif. Survei itu melibatkan 1.000 responden.

Sandiaga tidak menjelaskan metode dan waktu survei tersebut dilakukan. Dari hasil itu, menurut Sandiaga, muncul beberapa masalah di Jakarta yang belum terpecahkan.

"Bahwa walaupun masyarakat Jakarta melihat sudah berjalan ke arah yang benar dalam infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, ternyata ada masalah sangat besar yang menjadi suatu kekhawatiran bagi kita," kata Sandiaga.

Tercatat, ada enam permasalahan yang masih terjadi di Jakarta. Pertama, yakni ketimpangan yang dari peningkatan gini rasio hingga 7,2%. Sandiaga melihat ada ketimpangan distribusi dalam masyarakat Jakarta.

Kedua, yakni peningkatan penduduk miskin sebanyak 3,72%. Ketiga, kesalahan pengelolaan pemerintah DKI yang dilihat dari rendahnya penyerapan anggaran sekitar 59,32%.

Keempat kenaikan inflasi Jakarta sekitar 0,95% yang berpengaruh pada harga bahan pokok. Kelima, lapangan pekerjaan, transportasi, sampah, banjir dan keenam birokrasi yang tumpul ke bawah dan tajam ke atas.

Sebagai calon pemimpin Jakarta, Sandiaga yakin dapat menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut. 

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved