Harga CPO Masih Tetap Kinclong
“Pelaku pasar masih melihat tren harga CPO yang bullish sepanjang bulan ini dan bulan depan "
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kinclongnya pergerakan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil masih berlanjut di penutupan perdagangan akhir pekan ini.
Mengutip Bloomberg, Jumat (20/5) pukul 18.57 WIB harga CPO kontrak pengiriman Agustus 2016 di Malaysia Derivative Exchange terangkat 0,36% ke level RM 2.528 per metrik ton dibanding hari sebelumnya.
“Pelaku pasar masih melihat tren harga CPO yang bullish sepanjang bulan ini dan bulan depan akibat semakin dekatnya bulan Ramadhan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri,” tutur Paramalingam Supramaniam, Director Selangor based brokerage Pelindung Bestari, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (20/5).
Dukungan lainnya bagi harga juga datang dari laporan Intertek bahwa ekspor Malaysia 1 – 20 Mei 2016 yang naik 6,5% menjadi 785.757 ton. Serta pengiriman CPO periode yang sama naik 9,4% menjadi 792.393 ton.
“Ada potensi harga CPO sentuh RM 3.000 per metrik ton tengah tahun ini,” proyeksi Deddy Yusuf Siregar, Research and Analyst PT Asia Tradepoint Futures.
Sementara Mahakam Beta Farma akan fokus memproduksi Betadine, tidak hanya untuk pasar Indonesia, namun juga untuk pasar internasional.
“Model kemitraan bisnis antara Mundipharma dan PT. Mahakam Beta Farma ini merupakan pendekatan yang unik dimana Mundipharma sebagai pemilik merek Betadine dan PT. Mahakam Beta Farma akan tetap menjadi produsennya,” ujar Mada Shinta Dewi, Country Manager Mundipharma Healthcare Indonesia.
Apalagi, menurut Raman Singh, Presiden untuk Mundipharma Asia Pacific, Latin America, Middle East & Africa, “Betadine berkembang dengan cepat di Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan sektor layanan kesehatan terbesar dan paling dinamik yang melayani kebutuhan lebih dari 250 juta orang Indonesia.”
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/24092015_sawit_20150924_123845.jpg)