Wajah Cantik Sophia Latjuba Tetap Muda dan Kencang, Ternyata ini Rahasianya
Sophia Latjuba akan menginjak umur tepat 45 tahun. umumnya perempuan berusia kepala empat akan mengalami perubahan bentuk wajah dan tubuh
TRIBUNJAMBI.COM - Jika ada satu artis perempuan Indonesia yang selalu dikagumi berkat kecantikan dan tampilan awet mudanya. Mungkin sosok Sophia Latjuba atau Sophia Muller adalah salah satunya.
Terlepas dari sensasi maupun berita kontroversial seputar hubungan asmara dan kehidupan pribadinya, kekasih dari Ariel ‘Noah’ tersebut memang patut disebut sebagai sosok artis perempuan Indonesia yang masih saja cantik di usianya.
Ya, 18 Agustus 2016 nanti, Sophia Latjuba akan menginjak umur tepat 45 tahun. Memang tidak ada yang aneh dengan usia 45 tahun, siapa saja termasuk kaum hawa akan memasuki usia tersebut.
Bedanya, umumnya perempuan berusia kepala empat akan mengalami perubahan bentuk wajah dan tubuh.
Dulu Hingga Sekarang, Wajah Cantik Sophia Latjuba Tetap Muda dan Kencang.
Selain karena faktor mengandung dan melahirkan, kulit perempuan di usia 40-an akan mulai kendur, tidak kencang, timbulnya garis kerutan, berlemak, bobot tubuh bertambah serta akan mulai berisi atau melebar.
Namun, nyatanya tidak dengan Sophia Latjuba. Dulu hingga sekarang, wajah cantik Sophia Latjuba tetap muda dan kencang. Pujian pun datang menghampiri dengan berbagai ungkapan, seperti yang diutarakan para netizen di akun instagramnya.
Sophia Latjuba di usia 43 tahun beberapa tahun lalu. Tetap muda dan cantik.
Misalnya, ‘Hot Mama’, ‘Tante yang selalu awet muda dan cantik’, ‘Beautiful Mama’, ‘Always young and beauty women’, dan sebagainya.
Belum lagi ungkapan bernada kagum dan penasaran ketika melihat Sophia berfoto dengan buah hatinya, Eva Celia Latjuba. Sophia nampak bukan seperti ibunya, melainkan sebagai sang kakak. Karena mereka nyaris terlihat seumuran dan sangat muda.

Menariknya, Sophia tidak pernah menampik bahwa perempuan akan mengalami kerutan dan keriput di bagian wajah dan tubuhnya.
Dalam sebuah foto yang berisi sebuah caption berbahasa inggris. Kurang lebih, ia menegaskan jika permasalahan alamiah kulit sebagai bentuk degenerasi usia bukanlah hal yang perlu dipusingkan dan diributkan.