Warga yang Menahan Ambulans Hingga Susi Meninggal Masih Dicari, Sanksi Adat Menunggu

Persoalan warga Jernih Jaya yang meninggal di Ambulance karena jalan di Blokir di Siulak Deras masih berlanjut.

Warga yang Menahan Ambulans Hingga Susi Meninggal Masih Dicari, Sanksi Adat Menunggu
IST/Facebook
Anak Susi Marlina dalam gendongan

TRIBUNJAMBI.COM KERINCI - Persoalan warga Jernih Jaya yang meninggal di Ambulance karena jalan di Blokir di Siulak Deras masih berlanjut. Kades Siulak Deras Asmirizal turut menyesalkan warga yang menahan ambulance tersebut.

Namun sampai saat ini, ia mengaku, dirinya bersama orang adat setempat masih mencari oknum warga tersebut. Bila nanti ada saksi dan ditemukan maka akan ditindak secara adat sesuai perbuatannya.

"Saya mengakui menahan ambulan itu tidak boleh. Tapi saat ini kita masih memcari warga yang menahan itu, karena malam itu sangat banyak warga. Kalau ada yang dicurigai akan dikenakan sanksi adat," ungkapnya kepada Tribunjambi.com siang ini (12/5).

Sebelumnya Kades Siulak Deras, Asmirizal tidak mengetahui bila ada ambulans yang lewat dan ditahan sejumlah warga. Karena saat blokir jalan sebelumnya ambulans dibolehkam lewat. Tindak lanjutnya, Kata Lurah ini, pihaknya akan mencari oknum warga yang menahan ambulans tersebut.

Selain itu malam nanti akan mengadakan rapat dengan orang adat dan tokoh masyarakat setempat terkait hal ini. Ia mengharaplan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

"Aku dapat informasi malam tadi jugo kejadiannya ado orang meninggal di ambulans. Kita harap diselesaikan secara kekeluargaan. Yang blokir sebelumnya ambulan lewat dilepas warga. Tapi memang waktu malam itu kayu banyak, mgkin terhambat, nyangkut," bebernya

Ia mengatakan akan mencari pelaku dan melalulan pennindakan. "Nanti malam akan dibawa duduk dengan orang adat dan tokoh masyarakat, orang yang tidak membolehkan akan kita cari dan tindak," katanya

Sedangkan dari pihak kepolisian resort (Polres) Kerinci  mengatakan belum ada laporan dari keluarga korban untuk mengusut kasus tersebut. Dari kepolisian akan memproses bila ada laporan.

 "Kita belum menerima laporan dari keluarga korban, kalau ada laporan baru akan kita tindak," kata Wakapolres Kerinci, Kompol Ahyar. (*)

Penulis: hendri dede
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved