Wali Kota Ini Tertangkap Kamera Sedang Intip Anak-anak

"... Makanya saya kan hanya inceng-inceng (intip-intip)"

Editor: Duanto AS
kompas.com
Wali Kota Pasuruan, Setiyono saat meninjau pelaksanaan Ujian Nasional di SMPN 9 Kota Pasuruan, Jawa Timur, Senin (9/5/2016). 

TRIBUNJAMBI.COM, PASURUAN - Wali Kota Pasuruan, Setiyono menggelar sidak ke sejumlah sekolah untuk meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP sederajat, Senin (9/5/2016). Hasilnya, tidak ditemukan persoalan yang krusial.

Hanya saja, pihaknya mengeluhkan larangan masuk ke ruang kelas. Sebab sesuai aturan, tidak ada yang boleh masuk ke ruang ujian selain peserta dan pengawas.

"Kendala yang meninjau tidak boleh masuk ruangan. Makanya saya kan hanya inceng-inceng (intip-intip)," kata dia saat meninjau peserta UN.

Selain itu, saat sidak di SMPN 9 Kota Pasuruan, wali kota yang didampingi sejumlah pejabat di Kota Pasuruan itu meminta kepada pengawas untuk menghidupkan lampu bagi peserta UN.

"Hidupin lampunya, kok peteng ngene (kok gelap gini). Kasian (lihatnya) sampai mencureng-mencureng (ngotot)," ujarnya.

Ada dua ruangan yang diminta untuk dihidupkan lampunya. Itu, karena kondisi ruang kelas yang agak tertutup sehingga membuat suasana ruangan agak gelap.

Kondisi itu mempersulit peserta UN karena melaksanakan ujian berbasis kertas. Untuk persoalan lain, Setiyono mengaku tidak ada.

Menurut dia, untuk hari pertama pelaksanaan UN masih lancar. "Alhamdulillah semuanya lancar dan tidak bermasalah," ungkapnya.

Di Kota Pasuruan sendiri ada 3.593 sekolah yang sedang melaksanakan ujian nasioanl. Terdiri dari SMP Negeri sebanyak 2.491, SMP Swasta sebanyak 579, MTs Negeri sebanyak 222 dan MTs Swasta sebanyak 301. Jumlah sekolah sebanyak itu semuanya melaksanakan ujian nasional berbasis kertas.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved