Breaking News:

Waduh, Lewat di Muara Emat Pengendara Dipungut Warga Hingga Rp 20 Ribu

Bencana longsor yang terjadi di desa Bedeng Lima, kecamatan Batang Merangin, pada (7/5) lalu, dimanfaatkan warga untuk melakukan pengutan liar

IST
Ilustrasi. Satu unit alat berat diturunkan untuk membersihkan sisa longsor di Jalan Muara Emat menuju Bangko, Rabu (6/4) 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Bencana longsor yang terjadi di desa Bedeng Lima, kecamatan Batang Merangin, pada (7/5) lalu, dimanfaatkan warga untuk melakukan pengutan liar (Pungli) terhadap kendaraan yang melintas dengan modus membatu mendorongnya.

Kondisi dikeluhkan sejumlah pengedara yang melintas di jalan tersebut. Padahal, jalan yang ditutupi oleh lumpur tersebut masih bisa dilintasi kendaraan. Namun, persoalan yang membuat pengendara mengeluh, karena setiap kendaraan mobil lewat itu pungut uang berkisar Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu.

Seperti diungkapkan Edo salah seorang pengendara dari Kerinci ke Jambi. Dia menyebutkan seharusnya tidak melakukan patokan untuk membayar Rp 20 ribu per kendaraan.

"Kalau memang mau membantu tidak dipatokan sumbangannya Rp 20 ribu, jadi ini seperti jadi mata pencarian sejumlah warga," keluhnya.

Terkait dengan hal tersebut, dia minta kepada pihak terkait untuk dapat menindak lanjuti hal tersebut. "Kita harapkan bisa ditertibkan, masa hanya minta uang saja tapi tidak ada membatu," pintanya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi, (Dishubkominfo) Kerinci, Julizarman, juga membenarkan adanya laporan pungli tersebut.

"Ada laporan dengan kita, bahwa di jalan lokasi longsor Bedeng Lima Muara Emat, ada pungli yang dilakukan oleh warga setempat kepada kendaraan yang melintas," jelasnya dalam rapat koordinasi pencengahan bencana alam yang dilaksanakan di ruang pola kantor Bupati Kerinci, Senin (9/5).

Terhadap hal tersebut, kata Julizarman, minta kepada pemerintah dan pihak kepolisian untuk membantu menertibkan Pungli yang ada di Bedeng Lima tersebut.

"Pungli yang dilakukan warga setempat sudah membuat resah para pengendara yang melintas ruas jalan," tandasnya. (*)

Penulis: hendri dede
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved