Banjir Bandang

Air Bah Rusak Padi Siap Panen, Warga Cuma Pasrah

Bencana banjir bandang terus melanda kawasan di Provinsi Jambi. Air bah menghantam kawasan Desa Talang

TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Bencana banjir bandang terus melanda kawasan di Provinsi Jambi. Air bah menghantam kawasan Desa Talang Tembagi, Jangkat, Kabupaten Merangin Kamis (5/5) malam. Puluhan hektare padi siap panen rusak parah air bah dari Sungai Empenau menerjang.

Ini untuk ketiga kalinya, kabupaten Merangin dilanda banjir bandang selama tahun 2016. Musibah serupa juga melanda tiga kabupaten, yaitu Sarolangun, Bungo, dan Kerinci. Bahkan Sarolangun tercatat rekor paling banyak diterjang banjir bandang sepanjang 2016.

Bandang di Jangkat Kamis malam itu sudah dikhawatirkan warga sebelumnya. Menurut Pjs Kades Talang Tembago, Jum'arif, hujan deras sudah turun sejak sore hari, sekitar pukul 16.30. Semakin sore, intensitas hujan semakin meningkat.

Beberapa bulan yang lalu, Sungai Empenau juga pernah banjir bandang. Ini mengkhawatirkan bagi warga, karena saat ini padi sawah tengah menguning dan siap panen.

"Apo yang kami khawatirkan terjadi. Puluhan hektare padi siap panen hampir hancur galonyo. Kerugian ratusan juta," ujar Jum'arif.

Air bah mulai menghantam persawahan sekira pukul 21.30 WIB. Masyarakat mengetahui banjir sudah masuk ke sawah. Namun mereka mengaku tak bisa berbuat banyak.

"Kami pasrah saja. Sawah sayo jugo di situ. Dak bisa apo-apo. Kalau kami datang ke sawah saat itu, malah bahayo. Bisa-bisa kito yang hanyut dibawa air," ujarnya.

Kerusakan akibat bandang kemarin itu sangat memukul petani. Terlebih sebentar lagi akan masuk Ramadan dan Idul Fitri. Warga bahkan sudah bersiap akan panen dalam satu atau dua minggu ke depan.

"Rusak galo idak jugo. Tapi hampir galo lah. Tinggal dikit lagi yang masih selamat. Kasihan warga, padi kami rusak galo," ujar Jum'arif yang mengatakan secepatnya akan melaporkan ke Pemkab Merangin.

Yur (45), warga setempat, sangat terpukul oleh kejadian ini. Ia mengatakan sudah bersiap untuk melakukan panen padi minggu depan. "Wai keno nian kami. Minggu depan kami rencana lah mulai nuai (panen padi). Apo la abis galo," ujar Yur.

Halaman
12
Penulis: muhlisin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved