Kasus Bunuh Diri
Hasil Visum, Bima Sakti Murni Gantung Diri
Penyidik Ditreskimum Jatanras III Polda Jambi terus menyelidiki kematian Bima Sakti Juniansyah,
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Fifi Suryani
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penyidik Ditreskimum Jatanras III Polda Jambi terus menyelidiki kematian Bima Sakti Juniansyah, mahasiswa Hukum, Universitas Jambi (Unja) yang tewas tergantung di kontrakannya beberapa waktu lalu.
Kasubdit III Jatanras Kriminal Umum, Kompol Guntur Saputro menyebutkan, terkait hasil visum dari korban yang diambil di Rumah Sakit (RS) Mayang Medical Center (MMC), yakni murni karena gantung diri bukan karena penganiayaan.
"Sekarang kita menyelediki tentang dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap korban," kata Guntur ketika wartawan, Minggu (24/4).
Diketahui dalam kasus meninggal anak dari PNS Dinas PU Kabupaten Merangin tersebut sempat dikeroyok oleh beberapa orang yang tak dikenal saat mengunjungi salah satu tempat hiburan malam di Kota Jambi dan di kepala korban terdapat bekas luka dan telah dijahit. Luka tersebut diduga akibat penganiayaan yang dilakukan dua hari sebelum kematian korban.
"Iya di kepalanya ada bekas luka. Kita sekarang masih menyelidiki apakah ada dugaannya dengan penganiayaan yang dilaporkan tersebut," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/29032016_mahasiswa-unja_20160329_145348.jpg)