Longsor di Jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik, Dua Motor Tertimbun
Akibat hujan yang melanda Kabupaten Kerinci, Senin sore (18/4), membuat jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik, Kecamatan Air Hangat Timur
Penulis: hendri dede | Editor: Nani Rachmaini
KERINCI, TRIBUN - Akibat hujan yang melanda Kabupaten Kerinci, Senin sore (18/4), membuat jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik, Kecamatan Air Hangat Timur, tertimbun longsor. Bahkan, Dua unit motor warga yang sedang melitas jalan ini, tertimbun material longsor. Namun, korbannya berhasil menyelamatkan dan tidak ada korban jiwa.
Efoksin salah seorang warga Desa Sungai Tutung, kepada harian ini, membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan untuk kejadian longsor ini terjadi Senin sore, sekitar pukul 18.45 Wib.
"Ya, jalan di lokasi ini tidak bisa dilewati. Dan ada dua motor yang tertimbun. Saya tidak bisa mengambil gambar karena gelap," katanya.
Menurutnya, Dua kendaraan yang tertimbun longsor ini merupakan warga desa Sungai Tutung, saat pulang bekerja dari desa Pungut Mudik. "Dio balek kerjo tukang di Pungut Mudik," ujarnya.
Namun, kata warga Sungai Tutung ini, beruntung, pengemudi dua pengendara motor berhasil menyalamatkan diri dari material longsor.
Namun, hingga saat ini kata Deka, belum ada alat berat diturunkan ke lokasi tanah longsor tersebut untuk membersihkan material longsor yang menimbun jalan.
"Kita minta agar instansi terkait segera menurunkan alat berat ke lokasi, karena jalan tidak bisa dilalui kendaraan akibat timbunan material longsor," harapnya.
Sementara Kades desa Baru Sungai Tutung, Raifian juga membenarkan ada longsor yang diterjadi di Jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik, pada Senin sore.
"Ya, longsor itu sesudah hujan. Ada masyarakat melewati jalan itu tertimbun. Tapi sudah tolong oleh masyarakat yang pulang dari ladang termasuk motornya, dan sekarang sudah sampai di desa dengan selamat," jelasnya.
Dia mengatakan untuk sementara jalan akses menuju pungut Mudik tidak bisa dilewati, karena bahan material longsor masih belum dibersihkan. "Belum ada alat berat yang turun membersihakannya. Biasanya kalau bisa dikendalikan oleh kita masyarakat bergontong royong membersihkan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/08042016_longsor_20160408_170006.jpg)