Perbankan

Tahun Ini BRI Syariah Hanya Buka 2 Cabang

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah mengaku tahun tak begitu semarak dalam mengembangkan

Tahun Ini BRI Syariah Hanya Buka 2 Cabang
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Dirut BRI Syariah saat menandatangani MoU dengan IAIN STS Jambi, Senin (11/4/2016)lalu. 

Laporan Wartawan Tribunjambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah mengaku tahun tak begitu semarak dalam mengembangkan usaha mereka. Pasalnya pada tahun ini, BRIS Syariah berencana hanya membuka dua cabang diseluruh Indonesia.

Direktur Utama Bank BRI Syariah, Drs M Moch Hadi Santoso MM beberapa waktu lalu mengatakan pembukaan dua cabang itu sudah dipikirkan dengan matang.

"Saat ini kita sudah punya 52 cabang, kalau KCP 208. Dan rencana tahun ini kita tambah lagi dua cabang," kata Moch Hadi.

Menurut Moch Hadi, sebenarnya mereka punya keinginan buka cabang lebih dari dua. Namun karena aturan dari OJK yaitu terkait pennilaian Bank Syariah, maka yang disetujui hanya dua cabang.

"Mudah-mudahan tak hanya dua itu di tahun ini, tapi permintaan kita yang lain juga disetujui," ungkapnya.

Meski hanya dua cabang baru, namun pihaknya terus untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Indonesia.

Diterangkannya, terhitung saat ini, DPKnya Rp 20 Triliun, aset Rp 24 triliun dan pembiayaan Rp 17 triliun. Dari sekian banyak itu, 70 persen akan diperuntukkan untuk UMKM, dan komersilnya hanya 30 persen.

"Untuk UMKM kita utamakan, sebab UMKM harus berkembang," katanya.

Disinggung soal produk andalan, Moch Hadi mengatakan bahwa semua produk yang mereka keluarkan menjadi andalan dan itu harus disamakan. Sebab jika ada salah satu produk menjadi sangat andalan, maka bisa berimbas kepada kemajuan bank.

"Semuanya kita samakan. Nanti kalau ada yang diutamakan bisa lambat berkembangnya bank kita. Yang besar dan yang kecil sama aja. Semuanya akan kita garap," ungkapnya.

Penulis: muzakkir
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved