Jalan Rusak tak Kunjung Diperbaiki, Warga di Kolaka Tanam Pohon di Tengah Jalan

Puluhan warga Kelurahan Kolakaasi, Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara menanam sejumlah pohon di tengah Jalan Sunu Ujung, Sabtu (16/4/2016).

Editor: Nani Rachmaini

TRIBUNJAMBI.COM, KOLAKA - Puluhan warga Kelurahan Kolakaasi, Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara menanam sejumlah pohon di tengah Jalan Sunu Ujung, Sabtu (16/4/2016).

Aksi ini sebagai bentuk protes mereka kepada Pemerintah Daerah Kolaka yang tidak juga memperbaiki jalan rusak. Padahal jalan tersebut tak jauh dari kantor pemda.

"Ini masih hitungan dalam kota, hanya sekitar tiga kilometer dari kompleks kantor pemerintahan. Tetapi bisa dilihat sendiri seperti apa kondisi jalannya. Tidak tersentuh pengerasan, apalagi mau diaspal. Parahnya ini berlangsung selama tujuh tahun terakhir," kata Anci, warga setempat.

Aksi protes dengan menanam pohon hanyalah langkah awal. Jika protes mereka masih belum direspons pemerintah, warga mengancam akan melakukan aksi yang lebih besar dengan memblokade jalan.

"Hari ini kami hanya tanam pohon pisang di tengah jalan sebagai aksi protes. Kalau belum juga dapat respons pasti akan ada aksi yang lebih besar. Kalau perlu blokir jalan," ancamnya.

Kondisi jalan yang rusak parah serta menjadi kubangan air ketika musim hujan juga sudah menjadi momok bagi para pengendara.

"Kalau sudah tergenang itu air dan kita lewat di situ harus serba hati-hati. Sudah banyak pengendara yang jatuh di situ," kata Sukri, tukang ojek.

Di tempat terpisah, Kabag Humas Pemda Kolaka, Amri menjelaskan bahwa setiap tahun Pemda Kolaka selalu memprioritaslan pengaspalan jalan.

"Hanya saja tergantung kondisi keuangan daerah. Kalau yang ini nanti kita sampaikan kepada SKPD yang terkait," tutupnya.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved