Stuart Collin: "Gua Enggak Malu Ambil Paket C, Bodo Amat"

Stuart Collin merasa lega karena telah menyelesaikan Ujian Nasional Paket Kesetaraan (UNPK) atau yang lebih dikenal Ujian paket C.

Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Pemain sinetron Stuart Collin saat mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2016). Stu sapaan akrap Mantan suami Risty Tagor itu datang didampingi kuasa hukumnya untuk membahas hak asuh anak pasca perceraiannya. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Stuart Collin merasa lega karena telah menyelesaikan Ujian Nasional Paket Kesetaraan (UNPK) atau yang lebih dikenal Ujian paket C.

Stuart yang baru saja menyandang status duda ini menjalani ujian di SMA Negeri 95 Kalideres Jakarta Barat.

Mantan suami Risty Tagor ini mengaku tidak peduli dengan anggapan orang dengan keikutsertaannya dalam program kejar Paket C.

"Gue gak malu ambil paket C, bodo amat," kata Stuart Collin seperti dikutip Tribunnews.com dari KG Production.

Bagi Stu, ia memilih ujian Paket C daripada harus lulus dengan cara yang ilegal, seperti membeli ijazah.

"Mending lulus Paket C, daripada beli ijazah."

Pria kelahiran shrewsbury inggris 28 september 1990 ini pun menceritakan penyebab dirinya bisa putus sekolah beberapa tahun lalu.

"Jadi dulu itu SD Negeri, SMP di Bogor, SMA kelas 1 di Madania, kelas 2 SMAN 84, kelas 3 home schooling. Tapi akhirnya bermasalah, pas lagi banyak syuting, ya akhirnya lupakan sekolah," cerita Stu.

Ditanya apa kendala saat menghadapi ujian Paket C, Stu menyebut sedikit kesulitan mengerjakan soal matematika.

"Sebelum ujian Paket C, sempat sekolah, belajar di iphone," lanjutnya.

Setelah mengantongi ijazah setara SMA nanti, Stuart ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi agar cita-citanya menjaid pilot tercapai.

KG Production

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved