Warga Heboh Ada yang Mengaku Kesurupan Arwah Zubaidah

Saat kesurupan, N mengatakan Zubaidah merupakan korban pembunuhan bukannya meninggal karena terjatuh dari air terjun Sungai Medang

Penulis: hendri dede | Editor: bandot
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE
Warga dan kerabat berada di rumah duka Zubaidah yang ditemukan meninggal di Air Terjun Sungai Medang pada 14 Maret 2016 yang lalu 

TRIBUNJAMBI.COM - Warga Kemantan Hilir, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Senin (28/3) malam dibuat heboh gara-gara ada seorang perempuan yang berindisial N kesurupan.

Saat kesurupan dia mengaku dirinya adalah Zubaidah warga Koto Tebat yang meninggal di Air Terjun Sungai Medang yang penyebab kematiannya masih diselidiki. 

Saat kesurupan, N mengatakan Zubaidah merupakan korban pembunuhan bukannya meninggal karena terjatuh dari air terjun Sungai Medang.

N menangis ingin bertemu dengan nenek dari Zubaidah, lalu pihak keluarga langsung membawa N ke Kemantan Hilir untuk bertemu dengan nenek Zubaidah.

Mendengar, ocehan perempuan yang kesurupan itu, warga Kemantan Hilir pun penasaran. Ramna nenek Zubaidah saat ditemui di rumahnya membenarkan kejadian tersebut.

"Iya, ada salah satu warga semurup, kecamatan Air Hangat kesurupan, dia menyebutkan bahwa  Zubaidah, memanggil nenek dan ingin bertemu dengan saya," kata Ramna nenek Zubaidah Selasa (29/3).

Pada saat bertemu dengan nenek Zubaidah, N langsung memeluk Ramna sambil menanggis mengatakan dirinya sayang nenek dan dia masih mau sekolah. "Aku masih mau skulah nenek," sebut Ramna.

Ramna juga menyebutkan bahwa ketika bertemu dengan N yang mengatakan dirinya dibunuh bukan jatuh dari air terjun Sungai Medang.

"Dia mengatakan bahwa dia ditinggalkan El disebuah pondok di objek wisata air terjun, N juga mengatakan dia tidak kenal siapa yang membunuhnya, saya baru ngimak uhang itu, tapi El kenal dengan uhang itu," ujar Ramna.

Ramna juga mengatakan dirinya menanyakan bagaimana Zubaidah dibunuh, N mengatakan Zubaidah kepalanya dibentur, tangan dipegang, dan lutut dipukuli. "Dia mengatakan bahwa dirinya juga diperkosa," terangnya.

Sementara itu, Sapril salah satu keluarga korban mengatakan N juga berpesan agar kasus pembunuhan Zubaidah ini diungkap, jika tidak dirinya akan berkeliaran sampai kasus ini benar-benar tuntas.

"N juga minta video dan foto dirinya tanpa busana yang beredar dihapus, dia mengaku malu," kata Sapril.

Pihak keluarga, juga meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini. "Jika kasus ini dihentikan, kami keluarga sangat kecewa, kami minta kasus ini terus diusut, kalau pihak polisi minta diotopsi, kami keluarga siap untuk otopsi," pungkasnya.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved