Perda Baru Batasi Ritel Modern di Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jumlah usaha ritel modern di Kota Jambi dibatasi. Ini menyusul adanya peraturan daerah (Perda) tentang ritel

Perda Baru Batasi Ritel Modern di Jambi
kontan
bisnis ritel 

Laporan wartawan Tribun Andika
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jumlah usaha ritel modern di Kota Jambi dibatasi. Ini menyusul adanya peraturan daerah (Perda) tentang ritel modern ke lembaran berita daerah.

Ketua DPRD Kota Jambi, M Nasir mengatakan, DPRD Kota Jambi sudah mengesahkan Perda tentang ritel modern pada 2015. Namun saat ini Pemkot belum memasukkannya dalam lembaran berita daerah. "Saya minta Wali Kota Jambi cepat menandatangani dan memasukkan Perda tersebut ke dalam lembaran berita daerah," ujar Nasir kemarin.

Kata mantan anggota DPD RI ini, Perda tentang ritel modern itu diantaranya mengatur jenis usaha ritel. Disebutkan dalam Perda usaha ritel diperbolehkan mendirikan di wilayah Kota Jambi hanya 30 gerai atau outlet yang juga letaknya diatur di jalan protokol.

"Jadi tidak dibenarkan lagi kalau Pemkot Jambi mengeluarkan izin terhadap 20 gerai ritel modern lagi, karena itu sudah ada Perdanya," jelasnya.

Menurut Nasir, jika tidak dibatasi bisa mematikan usaha milik pedagang kecil di Kota Jambi. Makanya dia mengingatkan Wali Kota Jambi agar memperhatikan ekonomi, khususnya perekonomian bagi pedagang kecil.

"Jangan hanya fokus meningkatkan pendapatan daerah saja, tapi harus memperhatikan denyut nadi ekonomi masyarakat kecil," imbuhnya.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi Yasir menyebutkan, saat ini jumlah usaha ritel di Jambi melebihi target seperti Alfamart di Kota Jambi 73 gerai dan Indomaret 44 gerai. "Mereka baru mau ngurus izin, tapi ada syarat-syarat yang kita berikan sesuai arahan Wali Kota," katanya.

Berdasarkan Permendag Nomor 70 Tahun 2013, maka penambahan outlet atau gerai masih diperbolehkan. Yasir mengatakan sesuai arahan Wali Kota Jambi, usaha ritel dibolehkan membangun 20 gerai lagi di Kota Jambi dengan berbagai syarat.

Syarat pertama adalah mereka harus mempekerjakan 90 persen warga Kota Jambi. Selain itu, pendirian gerainya harus berdampingan dengan minimarket lain. Syarat lain, gerai harus dibangun di jalan protokol atau komplek perumahan. (arn)

Penulis: andika
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved