Perbankan
Bunga Kredit Baru Turun 25 Bps
Perbankan papan atas mulai memangkas suku bunga kredit. Pasalnya, biaya dana (cost of fund) mulai
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Perbankan papan atas mulai memangkas suku bunga kredit. Pasalnya, biaya dana (cost of fund) mulai berkurang setelah pada Maret 2016 terjadi penurunan batas atas (capping) bunga deposito sebesar 125 basis point (bps) dan pelonggaran sumber dana dari penurunan giro wajib minimum (GWM) primer.
Tahap awal, perbankan telah menurunkan suku bunga kredit sebesar 25 bps-50 bps di Maret 2016. Nah, jika biaya dana kembali turun, maka bank akan terus memangkas bunga kredit hingga menjadi satu digit (single digit) di akhir tahun 2016.
Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Haru Koesmahargyo mengatakan, pihaknya telah menurunkan bunga kredit sebesar 25 bps untuk kredit mikro.
Selanjutnya, perusahaan akan mengunting bunga kredit sebesar 25 bps untuk kredit ritel dan menengah. “Bunga kredit single digit akan terwujud,” katanya, kepada KONTAN, di akhir pekan.
Lanjutnya, suku bunga kredit untuk single digit akan berlaku untuk kredit korporasi dan ritel karena mereka memiliki risiko kredit yang minim dibandingkan kredit mikro. BRI memiliki tingkat suku bunga dasar kredit (SBDK) untuk korporasi sebesar 10,75% dan ritel sebesar 11,50%.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/27032016_bunga-kredit_20160327_183303.jpg)