Dalam Sekejap Rumah Rusdi Ludes Diamuk si Jago Merah
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga di Lorong Kasturi II, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, mendadak heboh, Sabtu
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: ridwan
Laporan wartawan Tribun Rian
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Warga di Lorong Kasturi II, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, mendadak heboh, Sabtu (19/3) subuh. Api besar membara di komplek mereka, melahap satu unit rumah.
Kebakaran di subuh itu tak menyisakan sedikitpun untuk diselamatkan dari isi rumah Rusdi Bustami tersebut. Hanya menyisakan dinding rumah berwarna orange saja. Beruntung kamar kos-kosan milik korban yang terletak di sebelah rumah tersebut selamat dari jilatan api.
Dari informasi yang dihimpun, kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 05.00. Setelah adzan subuh ketika orang hendak menunaikan salat subuh, tiba-tiba ada suara teriakan minta tolong. Para warga yang mendengar suara tersebut pun langsung bergegas menuju arah sumber suara tersebut.
Warga yang hadir langsung memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun api begitu cepat membesar dan membakar rumah. Masyarakat sekitar pun berlari ke luar rumah dan menbawa barang-barang yang bisa diselamatkan.
Tak lama kemudian, petugas Damkar tiba di lokasi dan langsung memadamkan api. Namun api begitu besar dan membuat petugas kesulitan memadamkan api. "Api diperkirakan karena korsleting arus listrik. Api cepat sekali membakar rumah itu, jadi tak banyak barang-barang yang bisa diselamatkan oleh warga dan pemilik rumah," ujar Andi, warga sekitar.
Warga lainnya, Dewi mengatakan, saat itu pemilik rumah sempat pergi ke masjid untuk menunaikan salat subuh. Namun tak lama itu dirinya mendengar teriakan ada kebakaran dari korban. "Saat itu juga saya membawa pakaian-pakaian saya keluar, takut api merambat," kata Dewi.
Sementara itu, Kabid Operasional Damkar dan BPBD Kota Jambi, Darmawi mengatakan, anggotanya langsung turun ke lokasi setelah mendapatkan laporan. Lima unit armada dan 30 personil diturunkan dalam pemadaman tersebut.
"Api berhasil dipadamkan sekitar 1 jam lebih," katanya. Lebih lanjut dijelaskanya, diperkirakan kebakaran tersebut akibat hubungan arus pendek listrik yang terjadi di salah satu ruangan. "Menurut keterangan korban, sebelum terjadinya kebakaran tersebut belum ada kegiatan memasak. Dia bersama anaknya masih tidur. Istrinya sedang menjalankan ibadah salat subuh," sebutnya.
Dia bilang kejadian itu membut korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah. "Tidak ada yang tersisa dari rumah korban yang terbakar itu," jelasnya. (adi)