Terduga Pelaku Begal Pingsan Dihajar Massa

TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG -- Seorang yang diduga merupakan pelaku begal, berhasil ditangkap dan dihajar warga, Rabu

Editor: ridwan

TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG -- Seorang yang diduga merupakan pelaku begal, berhasil ditangkap dan dihajar warga, Rabu (16/3/2016) sekitar pukul 01.00.

Akibat amukan massa tersebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut babak bebelur dan berlumuran darah. Bahkan, akibat amukan yang didapatnya tersebut, pelaku juga sampai tak sadarkan diri.

Menurut keterangan Fahri yang mengaku sebagai korbannya, kejadian tersebut berawal saat ia dan seorang temannya usai pulang dari rumah temannya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat berwarna hitam BG 2682 WP.

Namun, saat melintas di Jalan Sukabangun II tak jauh dari Simpang Tiga Kantor Lurah Sukajaya Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang, tiba-tiba datang pelaku bersama dua rekannya yang juga mengendarai sepeda motor langsung mengancam menggunakan sebuah parang.

"Karena takut jadi kami langsung menjatuhkan diri beserta sepeda motor dan kemudian lari untuk meminta pertolongan," jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah berlari kurang lebih sejauh 100 mSetelah itu, kami bersama warga langsung mendatangi tempat kejadian dan saat itu didapati pelaku masih di sana. Saat itu pelaku masih belum bisa menghidupkan sepeda motor saya," terangnya.

Melihat hal tersebut, masih dikatakan Fahri, pelaku sempat berusaha lari. Namun, warga akhirnya berhasil menangkap pelaku. Bahkan, warga yang emosi langsung menghajarnya sampai babak belur. "Dua temannya yang lain berhasil lari dan hilang di semak-semak, hanya dia yang berhasil ditangkap," ungkapnya.

Pantauan Sripoku.com, sebelum diamankan pihak kepolisian dari Polsekta Sukarami Palembang, pelaku terus menerus dihakimi massa. Bahkan, akibat dari amukan tersebut pelakupun akhirnya tak sadarkan diri.

Sebelum pingsan, saat ditanya oleh warga, pelaku sempat mengaku sebagai warga Sukawinatan Palembang. "Yang bawa parang bukan saya, tapi teman saya," katanya sambil menahan sakit.eter, dikatakan Fahri, ia dan temannya pun akhirnya mendapatkan pertolongan dari warga sekitar.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved