Breaking News:

"Kapal Viking Ini Mengira Bersembunyi di Indonesia akan Aman"

Peledakan kapal pencuri ikan, MV Viking Lagos, di Pangandaran siang tadi dilakukan

KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA
Kapal pencuri ikan asal Nigeria MV Viking diledakan di kawasan Cagar Alam Pasir Putih, Pantai Pangandaran, Jawa Barat, Senin (14/3/2016) siang. 

TRIBUNJAMBI.COM, PANGANDARAN - Peledakan kapal pencuri ikan, MV Viking Lagos, di Pangandaran siang tadi dilakukan menggunakan 300 pound bahan peledak. Tim Satgas 115 melalui anggota Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL telah berhasil menenggelamkan kapal di tepian kawasan Cagar Alam Pasir Putih sesuai rencana.

"Tadi kapal sebesar itu diledakkan menggunakan bahan peledak sekitar 300 pound. Itu jumlah perkiraan, ya. Kalau jumlah pastinya tim yang tahu. Mendengar suara ledakan seperti itu kira-kira segitu," jelas Komandan Pangkalan Utama III Jakarta, Brigadir Jenderal Marinir RM Trusono kepada Kompas.com di kediaman Menteri Susi, Senin (14/3/2016).

Siang tadi, Trusono dengan ramah sempat berbincang santai dalam satu meja makan bersama Irwan Nugraha, wartawan Kompas.com di Pangandaran.

Trusono pun sempat memaparkan detik-detik sebelum kapal pencuri ikan buruan interpol itu ditangkap TNI AL di kawasan perairan Riau.

Saat itu, kapal Viking Lagos ini mengira perairan Indonesia akan aman dijadikan tempat persembunyiannya dari kejaran Interpol selama ini. Mereka pun mengira bahwa Indonesia tak memiliki alat pendeteksi khusus untuk mengetahui kapal yang melakukan illegal fishing.

"Kapal Viking ini mengira bersembunyi di Indonesia akan aman dan tak diketahui. Padahal mereka salah, kita di Markas TNI AL di Jakarta berhasil mendeteksi keberadaan mereka. Tim pun diterjunkan untuk langsung menangkap kapal buruan interpol ini. Seet... tim meluncur dan berhasil menangkap kapal ini," jelas Trusono sembari menyantap hidangan makan siangnya.

Kapal MV Viking Lagos ini, kata Trusono sudah belasan kali mengganti nama dan puluhan kali mengganti bendera saat berada di laut. Langkah mereka itu sebagai upaya mengelabui para penegak hukum laut di berbagai negara yang mereka singgahi.

"Kapal ini sudah belasan kali ganti bendera di kapal dan puluhan kali ganti nama. Selama belasan tahun mereka ngumpet dari Interpol seperti itu," tambah dia.

Sebelumnya, kapal pencuri ikan MV Viking telah diledakkan di Pangandaran Senin siang tadi. Bangkai kapal ini pun akan digunakan sebagai monumen pemberantasan illegal fishing di Indonesia.

Monumen ini dijadikan sebagi bukti keseriusan Indonesia memerangi illegal fishing dan akan dijadikan sebagai salah satu objek wisata di kawasan Pantai Pangandaran, Jawa Barat.

Editor: Fifi Suryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved