Ini Daftar Saham Top Gainers Pagi Ini

Tiga sektor dengan penurunan terdalam antara lain:

Editor: Duanto AS

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Indeks dibuka tertekan pada transaksi hari ini (15/3). Mengutip data RTI, pada pukul 09.15 WIB, indeks turun 0,48% menjadi 4.854,45.

Ada 87 saham yang tergerus. Sedangkan jumlah saham yang naik sebanyak 70 saham dan 73 saham lainnya diam di tempat. Volume transaksi pagi ini melibatkan 575,488 juta saham dengan nilai transaksi Rp 554,302 miliar.

Tak ada satu pun sektor yang mengeluarkan sinyal positif. Tiga sektor dengan penurunan terdalam antara lain: sektor infrastruktur turun 1,11%, sektor pertambangan turun 0,85%, dan sektor barang konsumen turun 0,7%.

Saham-saham indeks LQ 45 dengan penurunan terbesar antara lain: PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun 2,86% menjadi Rp 17.825, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) turun 2,7% menjadi Rp 720, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) turun 2,7% menjadi 3.390.

Sedangkan posisi top gainers indeks LQ 45 dihuni oleh: PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) naik 1,85% menjadi Rp 1.100, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) naik 0,75% menjadi Rp 268, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 0,59% menjadi Rp 1.705.

Di sisi lain, bursa Asia juga turun pada transaksi perdagangan Selasa (15/3). Pada pukul 09.52 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2%.

Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,5%. Penurunan dipicu oleh aksi jual sektor energi dan bahan baku sebesar 1%.

Sedangkan indeks Topix Jepang bergerak liar. Adapun indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru dan indeks Kospi Korea Selatan naik masing-masing 0,6% dan 0,3%.

Bursa Asia turun untuk kali pertama dalam empat hari terakhir seiring aksi wait and see pelaku pasar atas kebijakan Bank of Japan (BOJ) pada hari ini.

Ekonom memprediksi, BOJ akan mempertahankan stimulusnya setelah memangkas suku bunga acuan ke level negatif pada Januari lalu.

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved