Sumber Api Diduga dari Arus Pendek Listrik
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ruko dua lantai di kawasan Jalan Banda, Lorong KONI IV, Kelurahan Talang Jauh, Kecamatan Jelutung
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: ridwan
Laporan wartawan Tribun Rian
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ruko dua lantai di kawasan Jalan Banda, Lorong KONI IV, Kelurahan Talang Jauh, Kecamatan Jelutung terbakar, Minggu pagi (13/3).
Informasi dihimpun di lapangan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04.00. Api diduga berasal dari arus pendek listrik dan menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar sehingga api cepat membesar di lantai satu ruko jualan manisan milik Andri Agustian (26).
"Subuh tadi asapnya ngepul sekali, warga langsung ramai-ramai untuk padamkan api. Tapi pintu ruko tidak bisa dibuka karena dikunci dari dalam," kata Riki warga sekitar ditemui di lokasi.
Saksi mata lainnya Pandi menerangkan, saat kebakaran Api menjalar cepat di dalam ruko. dan nyaris membakar lantai satu ruko milik Andri, kendati beberapa saat sekira 04.30, petugas pemadam tiba di lokasi dan memadamkan api.
"Pemilik ruko sedang tidur di atas. Pemiliknya turun lewat lantai dua nyebrang ke ruko sebelah. Karena api di lantai satu sepertinya sudah membesar," kata Pandi.
Kasi Operasinal BPBD dan Damkar, Darmawi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran tersebut. Ia mengatakan, pihaknya turun ke lokasi setelah dapat informasi dari warga. "Tiga armada diluncurkan ke lokasi. Sekitar setengah jam api baru bisa dipadamkan," ujarnya.
Ia melanjutkan, api hanya membakar barang-barang berupa kardus makanan dan minuman dan sempat meresahkan warga sekitar, namun api dapat dijinakkan. "Kerugian material belum bisa ditaksir. Namun berkisar puluhan juta" tandasnya.
Pantauan Tribun, pasca kebakaran tampak pemilik ruko membersihkan sisa-sisa kebakaran. Tampak bekas gosong di dinding ruko dua lantai tersebut. Barang-barang bekas terbakar disingkirkan keluar. Pintu ruko berwarna merah muda juga terlihat bekas las, karena warga sekitar membuka pintu ruko dengan cara mengelas pintu tersebut karena dikunci dari dalam.
Pemilik ruko, Andri meyebutkan, dia tidak mengetahui pasti api dari mana. Menurutnya, api diduga dari raket nyamuk di-charger orangtuanya semalaman, sehingga terjadi konslet dan diperkirakan menimbulkan percikan api dan menyambar ke barang mudah terbakar.
"Saat itu saya sedang tidur. Tiba-tiba asap sudah banyak. Saya melihat dilantai satu sudah penuh asap. Terpaksa saya keluar lewat lantai dua menyebrang ke ruko sebelah milik keluarga saya juga," tuturnya.
Api tidak sempat merambat ke ruko sebelah karena warga sekitar dan pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api. "Api membakar barang-barang di bagian depan saja, tidak sempat merambat ke atas dan ke ruko sebelah," tandasnya dengan nada pelan. (adi)