Gempa Mentawai

Kepala BMKG Kerinci Minta Warga Waspada

Kalau terjadi gempa, segera menyelamatkan diri ke tempat yang aman

Penulis: edijanuar | Editor: bandot
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Gempa berkekuatan 8.3 SR yang berpusat di kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, terasa hingga ke Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh.

Warga yang sudah terbiasa digoncang gempa pun, langsung berlarian keluar rumah, karena khawatir akan terjadi gempa susulan yang lebih kuat lagi.

“Saat gempa terjadi, warga langsung berhamburan keluar rumah,” kata Mirdawati, warga Sitinjau Laut Kerinci, Rabu (2/3).

selama ini, gempa memang kerap kali menggoncang wilayah paling barat Provinsi Jambi ini, sehingga warga trauma gempa besar yang terjadi pada 1995 kembali terulang.

“Beberapa kali pusat gempa malah di kerinci. Jika terjadi gempa di sumbar, goncangannya juga ikut dirasakan warga kerinci,” tambahnya.

Kepala BMKG Kerinci, Yon Haides, mengakui bahwa gempa yang berpusat di Mentawai, goncangannya terasa cukup kuat sampai di Kerinci dan Sungai Penuh.

“Berapa kekuatan gempa di Kerinci kita tidak tahu, karena yang tercatat hanya yang terjadi di pusat pusat gempa. Tapi memang tadi cukup kuat,” ungkapnya.

Ini karena disebabkan, wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, berada di jalur gempa. “Kita kan berada di jalur gempa, termasuk di wilayah Bengkulu. Makanya kalau gempa di sana, kita ikut merasakan getarannya,” tegas Yon Haides.

Meski tidak menimbulkan dampak yang besar, namun BMKG Kerinci tetap meminta warga waspada. Karena tidak tertutup kemungkinan, akibat goncangan gempa tersebut, bisa terjadi gempa susulan yang pusatnya di Kerinci.

“Kalau terjadi gempa, segera menyelamatkan diri ke tempat yang aman. Apalagi selama ini Kerinci sering kali terjadi gempa,” pungkasnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved