Fasha Keberatan Kantong Plastik Berbayar
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wali Kota Jambi, Sy Fasha menanggapi edaran kementerian lingkungan hidup tentang penggunaan kantong
Penulis: andika | Editor: ridwan
Laporan wartawan Tribun Andika
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wali Kota Jambi, Sy Fasha menanggapi edaran kementerian lingkungan hidup tentang penggunaan kantong plastik berbayar. Dia menyatakan keberatan dengan putusan tersebut.
Fasha mengatakan putusan menggunakan kantong plastik berbayar memang belum ditindaklanjuti di Kota Jambi. Dia masih mau memantau respon masyarakat terkait penggunaan kantong plastik berbayar tersebut. "Kalau bisa jangan berbayar, silakan kementerian larang saja penggunaan kantong plastik," kata Fasha, Senin (22/2).
Dia mengatakan kantong plastik ini sangat memberatkan masyarakat. "Nanti kalau saya bertemu kementerian itu saya akan usulkan hal ini," katanya. Dia juga mengimbau pada masyarakat yang berbelanja untuk menggunakan tas yang terbuat dari kain dari rumah. Sehingga saat belanja tak perlu menggunakan plastik lagi. "Silahkan saja bawa tas kain dari rumah," katanya.
Diberitakan sebelumnya, berbagai toko modern di Kota Jambi bahkan sudah menerapkan plastik berbayar bagi masyarakat yang membutuhkan kantong plastik untuk wadah belanja. Hal ini juga sesuai dengan edaran menteri lingkungan hidup tentang penggunaan kantong plastik.
Kebijakan tersebut didasarkan pada Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor S.1230/PSLB3-PS /2016 tentang Harga dan Mekanisme Penerapan Kantong Plastik Berbayar. Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi Yasir, mengatakan hal itu berdasarkan edaran kementerian lingkungan hidup kantong plastik akan di pungut biaya. "Jadi bagi pengguna plastik sebagai kantong sekarang harus bayar Rp 200, itu edaran nya," ujar Yasir.