Tantang Kapolda Jambi Sikat Perambah
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kapolda Jambi, Brigjen Pol Musyafak, akan berkunjung ke Merangin. Ini kali pertama jenderal bintang satu
Penulis: muhlisin | Editor: ridwan
Laporan wartawan Tribun Muhlisin
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kapolda Jambi, Brigjen Pol Musyafak, akan berkunjung ke Merangin. Ini kali pertama jenderal bintang satu ini datang ke Bumi Tali Undang Tambang Teliti. Menyikapi ini, banyak pihak di Merangin menyatakan beberapa harapan. Terutama terkait isu perambahan hutan yang sudah sedemikian parahnya di kabupaten ini.
Direktur Merangin Care Institute (MCI), Hasan Mabruri, di antaranya. Ia mengatakan jenderal kelahiran Demak 12 Juli 1959 ini, harus mendapat informasi lengkap tentang pelanggaran hukum secara massif berupa perambahan hutan ini.
"Saya tantang Kapolda sikat itu perambah hutan. Kalau berhasil, masyarakat akan mengenang beliau sebagai polisi terbaik. Jenderal yang sangat berjasa," ujar Hasan kepada Tribun, Minggu (21/2).
Ia katakan, hutan produksi (HP) sangat banyak dirambah. Belum lagi hutan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS), yang merujuk kabar terakhir sudah dirambah sekira 4.000 hektare."Ini pelanggaran hukum secara nyata, terang-terangan. Terserah aparat penegak hukum. Mau dibiarkan atau diberantas. Kalau dibiarkan, sejarah juga mencatat pembiaran ini," ujarnya.
Ketua PC PMII Merangin, Joni Sastra, juga berujar senada. Ia mengatakan berharap ada tindakan lebih riil dari aparat penegak hukum. "Bukan hanya perambahnya. Oknum warga lokal yang jual hutan itu disikat juga. Dak usah tebang pilih," ujar Joni.
Kapolres Merangin, AKBP Munggaran Kartayuga, mengkonfirmasi kunjungan kapolda. Ia mengatakan Kapolda dijadwalkan diterima di rumah dinas Bupati Merangin pada Senin (22/2) sore. Lalu besoknya, Selasa (23/2) di Polres Merangin. "Hari Senin sore di rumah dinas bupati. Selasa di Polres. Kunjungan ke semua Polres. Kan beliau (kapolda) baru menjabat. Merapat ya," ujar AKBP Munggaran.(Lis)